Renungan

Renungan Joger, Kamis, 22 November 2018

Renungan Joger, Kamis, 22 November 2018.

Tahukah Anda bahwa menjelek-jelekkan orang jelek, kesalahannya maupun dosanya bisa dobel atau dua kali lipat kalau dibandingkan dengan menjelek-jelekkan orang cantik atau ganteng? Karena orang cantik atau ganteng, setelah dijelek-jelekkan, kan masih punya modal kecantikan atau kegantengannya yang bisa mereka jadikan modal untuk hidup lebih lanjut, he..he..he. Dilarang menjelek-jelekkan orang jelek! Oke?

Renungan Joger, Rabu, 21 November 2018

Renungan Joger, Rabu, 21 November 2018.

Marilah kita bersihkan otak & hati kita dari berbagai macam niat dan/atau maksud maupun keinginan tidak baik! Marilah kita sepakati apa saja yang kita butuhkan untuk membangun NKRI kita yang punya Bhinneka Tunggal Ika, punya Soempah Pemoeda, punya Pancasila, punya UUD 1945, dan punya lebih dari 257 juta rakyat atau pencinta yang heterogen maupun heteronom ini! Setuju?

Renungan Joger, Senin, 19 November 2018

Renungan Joger, Senin, 19 November 2018

Karena apa kita semua harus memilih wakil rakyat maupun pemimpin negeri yang benar-benar (tidak hanya se-olah-olah saja) baik, jujur, dan tidak korup? Karena kalau wakil rakyat kita maupun pemimpin negeri kita tidak benar-benar baik, jujur, dan tidak korup, tentu saja negeri ini akan lebih banyak omong kosongnya daripada kerja nyatanya yang benar-benar baik dan bermanfaat bagi perwujudan cita-cita kita  yang tertera dalam sila kelima Pancasila kita.

Renungan Joger, Minggu, 18 November 2018

Renungan Joger, Minggu, 18 November 2018.

Besarnya kesulitan dan tingginya biaya politik untuk memperebutkan “kursi”, hampir selalu membuat sebagian besar wakil rakyat maupun pejabat publik kita merasa berhak dan/atau bahkan wajib untuk menjauh atau memasang jarak dengan konstituennya atau rakyat pemilihnya sampai masa kampanye berikutnya. Quo vadis atau kemana larinya iktikad atau niat benar-benar baik para politisi yang katanya ingin bekerja untuk rakyat?

Renungan Joger, Sabtu, 17 November 2018

Renungan Joger, Sabtu, 17 November 2018.

Silakan puja-puja, puji-puji, dan/atau cintailah Capres maupun Cawapres pilihan atau jagoan kita sepenuh hati, tapi janganlah caci-maki, benci, maupun fitnah Capres maupun Cawapres pilihan atau jagoan sesama anak bangsa Indonesia lainnya. Marilah kita berdemokrasi secara baik, jujur, adil, beradab, sehat, cerdas, kritis, bertanggung-jawab, dan/atau merdeka! Kurangilah niat untuk menghalalkan segala cara! Merdeka!

Renungan Joger, Jumat, 16 November 2018

Renungan Joger, Jumat, 16 November 2018.

Awas 1001 awas, kalau bisa, janganlah sampai terlalu memojokkan orang-orang dan/atau apalagi oknum-oknum yang punya banyak uang dan punya massa pendukung fanatik bayaran, karena jangankan mereka, bahkan ular, anjing, kucing, tikus, kodok, tawon, maupun semut pun akan menggigit mati-matian kalau merasa terlalu terpojok. Marilah kita jaga kewajaran sikap kita dalam melaksanakan tugas dan kewajiban kita sebagai manusia biasa! Oke?

Renungan Joger, Kamis, 15 November 2018

Renungan Joger, Kamis, 15 November 2018.

Kalau bisa, janganlah terlalu lama mengira dan/atau apalagi terlalu yakin bahwa Tuhan (kita bersama) Yang Mahaesa, Mahabaik, Mahaadil, Mahapintar, dan Mahakuasa tidak paham dan/atau apalagi tidak suka bahasa Indonesia! Marilah kita pelajari dan pakai bahasa asing sesudah kita benar-benar paham dan bisa memakai bahasa Indonesia untuk bergaul dengan sesama maupun berkomunikasi dengan-Nya! OK?

Renungan Joger, Rabu, 14 November 2018

Renungan Joger, Rabu, 14 November 2018.

Kalau bisa, janganlah buang atau sia-siakan hak pilih kita untuk menentukan siapa sebaiknya kita pilih untuk jadi wakil kita di parlemen maupun pasangan yang mana sebaiknya kita pilih untuk memimpin NKRI kita yang punya Bhinneka Tunggal Ika, punya Soempah Pemoeda, punya Pancasila, dan punya UUD 1945! Marilah kita manfaatkan hak pilih kita! Pilihlah yang terbaik dan terjujur! Setuju?

Renungan Joger, Selasa, 13 November 2018

Renungan Joger, Selasa, 13 November 2018.

Awas 1001 awas, ternyata banyak oknum mantan pejabat maupun mantan wakil rakyat yang sudah pernah dipenjara karena korupsi telah boleh mencalonkan diri untuk menjadi wakil rakyat. Jangan takut, tapi tetaplah waspada, kritis, merdeka, dan bijaksana dalam memilih calon kita di parlemen! Jangan Golput! Jangan jual suara kita! jangan gadaikan suara kita! Pilihlah yang benar-benar baik dan jujur! Merdeka!

Renungan Joger, Senin, 12 November 2018

Renungan Joger, Senin, 12 November 2018.

Awas 1001 awas, hanya rakyat yang tidak benar-benar merdeka dan/atau tidak benar-benar bertanggung-jawab sajalah yang memilih calon wakil rakyat yang punya track record tidak baik, tidak jujur, dan/atau korup! Jangan Golput! Jangan jual suara kita! Jangan gadaikan suara kita! Dan jangan berikan suara kita kepada koruptor! Pilihlah yang benar-benar terbaik dan terjujur! Mari bersatu bangkit membangun NKRI!