Renungan

Renungan Joger, Minggu, 10 Februari 2019

Renungan Joger, Minggu, 10 Februari 2019.

Salah satu (bukan satu-satunya) beban moral yang menghalangi saya (Mr/Pak Joger) enggan berpolitik melalui jalur partai, adalah karena nanti ketika partai saya menang maka saya pun akan terpaksa merasa berhak dan/atau bahkan wajib untuk meminta jatah kursi untuk kader partai saya. Marilah kita berpolitik secara benar-benar baik, jujur, adil, beradab, bertanggung-jawab, bersyukur, dan bermanfaat bagi kemaslahatan NKRI kita bersama dan tercinta ini! Setuju?

Renungan Joger, Sabtu, 09 Februari 2019

Renungan Joger, Sabtu, 09 Februari 2019

Kalau bisa, marilah kita sadari, pahami, dan syukuri suasana damai yang masih terpelihara di NKRI kita yang sama-sama kita cintai ini, justru dengan memanfaatkan kebebasan berpendapat secara benar-benar (tidak hanya seolah-olah saja) baik, jujur, ramah, adil, beradab, dan bertanggung-jawab! Jangan sampai tidak ikut memilih! Jangan jual hak pilih kita!
jangan sia-siakan hak pilih kita! Marilah kita pilih wakil kita maupun pemimpin yang benar-benar terbaik, terjujur, dan terbersih! Oke? Terima kasih! Kurangi omong kosong, perbanyak kerja nyata!

Renungan Joger, Jumat, 8 Februari 2019

Renungan Joger, Jumat, 8 Februari 2019

Kalau bisa, janganlah sampai tidak ikut memilih! Tapi kalau, toh Anda masih ragu untuk memilih yang mana, bukalah mata, telinga, hidung, otak, dan hati kita untuk menampung berbagai data maupun informasi, lalu nanti pada Tgl 17 April 2019, pilihlah calon yang Anda yakini sebagai paling pantas dan perlu Anda pilih sebagai pemimpin maupun sebagai wakil kita dalam berpolitik atau dalam mengelola kekuasaan di NKRI yang sama-sama sangat amat kita cintai ini! Setuju? Terima kasih!

Renungan Joger, Kamis, 07 Februari 2019

Renungan Joger, Kamis, 07 Februari 2019.

Walaupun tidak 100% setuju dengan Bpk Rocky Gerung, tapi saya merasa sedih jika orang seanarkis dan sekritis dia digiring ke ranah delik hukum. Dulu Mahatma Ghandi (di India) yang secara baik & jujur berani melawan ketidakadilan maupun penindasan yang dilakukan oleh pihak penguasa yang sah (waktu itu) maupun oleh pihak mayoritas (penganut agama Hindu di India) juga merupakan tindakan yang gegabah dan/atau bahkan kontra-produktif bagi India yang merdeka.

Renungan Joger, Rabu, 06 Februari 2019

Renungan Joger, Rabu, 06 Februari 2019.

Bpk BTP atau Ahok sudah rampung menjalankan hukumannya yang ditetapkan oleh sistem penegakan hukum di negeri kita tercinta ini, hasil atau hal positif apakah yang sudah bangsa ini berhasil peroleh dengan mengambil hikmah setelah memenjarakan orang-orang sebaik, sejujur, sekritis, sebersih, dan seberani BTP alias Ahok? Alangkah baiknya, kalau kita benar-benar mau & mampu mengambil hikmah positif dari pengalaman hidup kita bersama! Apakah kita memang hanya butuh kawula yang patuh, tertib, santun, n’rimo, pasif, dan tunduk saja? Hati-hati dan bijaksana lah dalam bersikap! Setuju?

Renungan Joger, Selasa, 04 Februari 2019

Renungan Joger, Selasa, 04 Februari 2019.

Dulu, di zaman kuda masih gigit besi, mencari orang-orang yang benar-benar setia memang tidak sulit, tapi sekarang pun, di zaman serba berbayar ini atau di zaman serba uang ini, untuk mencari orang-orang yang benar-benar setia, juga tidak sulit, tapi tentu saja yang setia pada uang kita yang banyak, he..he..he.

Renungan Joger, Minggu, 03 Februari 2019

Renungan Joger, Minggu, 03 Februari 2019.

Mafia adalah kelompok penjahat yang asusila, asosial, amoral, dan ateis, yang justru sangat destruktif bagi kelompok masyarakat lain yang bijak, jujur, adil, ramah, rajin, dan beradab. Kalau bukan mafia untuk apa harus membiarkan dan/atau apalagi sampai bekerja sama dengan mafia? Awas 1001 awas, niat jahat & sikap para mafia bisa saja menjadi penumpang gelap dalam institusi-institusi keagamaan/desa adat! Jangan takut, tapi tetaplah cerdas, kritis, dan waspada!

Renungan Joger, Sabtu, 02 Februari 2019

Renungan Joger, Sabtu, 02 Februari 2019.

Awas 1001 awas, niat jahat maupun sifat angkara murka yang dimiliki oleh “Rahwana” sebenarnya selalu ada dan akan tetap ada di dunia fana yang hampir selalu penuh dengan berbagai macam penghuni yang heterogen maupun heteronom, dan juga hampir selalu penuh dengan misteri ini, bahkan niat dan sifat jahat itu bisa saja masuk sebagai penumpang gelap ke mana-mana, termasuk otak-otak, hati-hati, maupun ke tempat-tempat yang kita anggap suci sekali pun. Jangan takut, tapi tetaplah kritis dan waspada!

Renungan Joger, Jumat, 01 Februari 2019

Renungan Joger, Jumat, 01 Februari 2019.

Menurut Mr. Joger, tahun 2018 yang sudah lalu, adalah tahun terbaik bagi kita semua, tapi tahun 2019 ini adalah tahun yang bisa kita buat menjadi tahun yg lebih baik lagi! Tahun 2019 ini boleh saja kita percaya sebagai tahun babi, tapi kita tidak perlu ikut-ikutan hidup seperti babi, dan marilah kita tetap hidup sebagai manusia yang benar-benar manusia yang baik, jujur, adil, beradab, dan/atau manusiawi! Terima kasih!

Renungan Joger, Kamis, 31 Januari 2019

Renungan Joger, Kamis, 31 Januari 2019.

Paling repot bergaul dengan orang-orang fanatik yang sangat yakin bahwa Tuhan Yang Mahaesa, Mahabaik, dan Mahabijaksana pasti bersedia mereka ajak bersekongkol untuk menghancurkan orang-orang berkeyakinan lain yang mereka tuduh sebagai kafir (tidak ber-Tuhan). Tapi mau bilang apa lagi kita, walaupun fanatik, tapi mereka, kan juga manusia? Marilah kita sekapi mereka tetap secara manusiawi! Janganlah marah ketika orang lain punya keyakinan yang berbeda dengan kita! Terima kasih!