Renungan

Renungan Joger, Sabtu, 02 November 2019

Renungan Joger, Sabtu, 02 November 2019.
Kalau memang ingin hidup sederhana dan bahagia, marilah kita berdoa dan berusaha agar Tuhan berkenan mendukung kita untuk hidup wajar sebagai diri kita sendiri saja, dan janganlah paksa orang/pihak lain untuk hidup dengan cara hidup, keyakinan, agama, tradisi, maupun selera kita. Marilah kita merdekakan diri kita tanpa menjajah maupun memaksa siapa pun. Marilah kita saling menghormati & saling mencintai!

Renungan Joger, Jumat, 01 November 2019

Renungan Joger, Jumat, 01 November 2019.

Kalau memang masih belum benar-benar punya iktikad atau niat baik yang benar-benar baik, lebih baik, maupun terbaik, dan juga belum benar-benar punya sumber nafkah halal dan legal yang lebih dari sekadar cukup untuk hidup wajar atau optimal sendiri saja, janganlah sok foya-foya maupun merokok dan juga janganlah sok omong besar tentang cinta sejati (cukup cinta monyet saja).

Renungan Joger, Kamis, 31 Oktober 2019

Renungan Joger, Kamis, 31 Oktober 2019.

Kalau memang ingin mendirikan negara agama (berdasarkan satu agama tertentu saja), silakan, tapi tentu saja tidak di bumi nusantara di mana Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang sejak dahulu kala sudah dan akan tetap punya rakyat atau warga atau stakeholder yang heterogen (majemuk/jamak/plural) secara asal-usul, suku, agama, keyakinan, maupun selera. Marilah kita hidup bersama secara benar-benar baik, jujur, adil, beradab, dan bertanggungjawab. Terima kasih!

Renungan Joger, Rabu, 30 Oktober 2019

Renungan Joger, Rabu, 30 Oktober 2019.

Asal-usul, suku, bentuk, agama, keyakinan, maupun selera kita boleh saja berbeda-beda, tapi kalau memang tetap ingin bersatu dalam sebuah wadah yang sama-sama kita sepakati, yakini, dan sebut sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sebaiknyalah kita tetap percaya bahwa Tuhan kita bersama Yang Mahaesa, Mahabaik, dan Mahabijaksana pasti mau, mampu, dan berkenan memahami bahasa Indonesia. Oke??

Renungan Joger, Selasa, 29 Oktober 2019

Renungan Joger, Selasa, 29 Oktober 2019.

Paling repot punya teman maupun temin yang hanya merasa senang, kalau sudah bikin susah orang lain. Paling susah punya pemimpin yang baru mau memimpin, kalau sudah diberi uang ekstra. Paling repot punya guru yang baru mau mengajar hanya kalau muridnya pintar. Paling sedih punya pacar yang baru mau senyum, hanya jika sudah diberi hadiah mahal saja.

Renungan Joger, Senin, 28 Oktober 2019

Renungan Joger, Senin, 28 Oktober 2019.

Menurut hemat saya (Mr. Joger), NKRI kita yang sangat indah, luas, subur, kaya, dan berdasarkan Pancasila ini hanya butuh lebih banyak pencinta yang benar-benar baik, jujur, rajin, bertanggung-jawab, berimajinasi, berinisiatif, berani, bersyukur, bermanfaat, tekun, dan tahu diri, tidak butuh tukang pidato yang korup, malas, dan selalu mau menang sendiri saja. Oke? Terima kasih!

Renungan Joger, Minggu, 27 Oktober 2019

Renungan Joger, Minggu, 27 Oktober 2019.
Jangankan Jadi menteri, bahkan jadi rakyat jelata pun kita harus tahu bahwa kita tidak boleh bikin susah orang, dalam arti tidak boleh secara sadar dan sengaja bikin susah orang lain dan/tapi juga jangan sampai bikin susah diri kita sendiri yg walaupun bagaimana, kan juga orang, bukan sekadar orang-orangan, bukan orang-aring, dan juga bukan orong-orong! selamat bekerja dan berkarya membangun negeri tanpa korupsi, kolusi, nepotisme, maupu terorisme. Oke?

Renungan Joger, Sabtu, 26 Oktober 2019

Renungan Joger, Sabtu, 26 Oktober 2019.

Para pembantu presiden (menteri) terbaik sudah dipilih oleh presiden kita (Bapak Jokowi) yang sudah kita pilih secara demokratis maupun meritokratis. Untuk selanjutnya marilah kita minimal tidak ganggu mereka untuk berkarya, bekerja nyata, bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja sama, maupun bekerja bakti membangun NKRI sambil menjaga kebersihan lingkungan hidup kita bersama dengan otak, hati, tangan, alat-alat, maupun kantong yang benar-benar bersih. Selamat berkarya dan bekerja!

Renungan Joger, Jumat, 25 Oktober 2019

Renungan Joger, Jumat, 25 Oktober 2019.

Paling repot punya teman maupun temin yang tidak merasa bersalah bersenang-senang di atas penderitaan orang lain. Paling jengkel punya teman maupun temin yang merasa dirinya hebat hanya setelah meremehkan orang lain. Paling mengerikan punya wakil rakyat yang malah hanya rajin dan pandai mengurus kepentingan diri/partainya sendiri saja. Aduh!

Renungan Joger, Kamis, 24 Oktober 2019

Renungan Joger, Kamis, 24 Oktober 2019.

Seharusnya pihak-pihak yang sudah benar-benar kaya (punya uang dan harta lebih dari cukup) sajalah yang berhak (tidak wajib) membantu secara wajar pihak-pihak yang masih benar-benar pantas, perlu, dan mau menerima bantuan yang wajar secara wajar (tidak sampai kurang ajar, tidak sampai memaksa, dan juga tidak sampai mengancam dan melakukan tindakan yang tidak baik dan destruktif). Menurut hemat saya (Mr. Joger), hanya perampok atau penjahat saja lah yang biasanya merasa berhak mengancam untuk memperoleh sumbangan.