
Kalau memang benar-benar serius mau bersatu, marilah kita saling menghargai dan saling menghormati secara benar-benar baik, jujur, adil, beradab, bertanggung jawab, beradaptasi, dan berkesinambungan.
Lebih baik merasa diri jelek dan bodoh, tapi punya semangat untuk memperbaiki dan juga mau belajar, daripada selalu merasa diri sudah bagus/cantik, hebat, pintar, dan bijaksana, sehingga malas, arogan, dan tidak mau belajar.
Kalau bisa, janganlah lakukan kegiatan yang tidak wajar, apalagi yang merugikan orang, dalam arti merugikan orang lain maupun diri kita sendiri yang walaupun bagaimana kan juga orang!
Kebebasan berbicara adalah salah satu (bukan satu-satunya) kebebasan yang boleh dan bisa kita manfaatkan secara benar-benar baik, jujur, wajar, optimal, adil, beradab, dan berkesinambungan.
Kalau bisa, marilah kita cari, kumpulkan, hemat, tabung, manfaatkan, dan bahkan bagi-bagikan uang-uang halal, legal, dan logis kita secara benar-benar baik, jujur, wajar, adil, beradab, optimal, dan/atau merdeka. Terima kasih!
Kalau bisa, marilah kita jaga kebersihan serta kelestarian lingkungan hidup kita di pulau Bali secara benar-benar baik, jujur, adil, beradab, dan/atau optimal tanpa mengotori maupun merusak kelestarian lingkungan hidup pulau lain secara berlebihan.
Paling repot berurusan dengan orang yang sebenarnya sedang sangat amat membutuhkan pertolongan kita, tapi dia malah berlagak seperti pahlawan yang sangat kita butuhkan pertolongannya, he..he..he.
Kalau memang ingin maju, hindarilah kebiasaan buruk suka mencari kambing hitam, lalu perseringlah melakukan kebiasaan baik untuk berintrospeksi, tetapi kalau memang harus mencari kambing hitam, carilah kambing yang benar-benar kambing dan yang juga benar-benar hitam!
Kalau semua roh para koruptor ketika mereka meninggal bisa dan boleh benar-benar masuk surga, lalu bagaimana nasib roh-roh orang-orang tidak korup yang benar-benar baik-baik, jujur-jujur, ramah-ramah, rajin-rajin, dan bertanggungjawab-bertanggungjawab?
Sudah tahu bahwa tidak ada peperangan yang indah dan bermanfaat, kecuali hanya bagi para produsen maupun penjual senjata saja, tetapi kok selalu ada saja orang-orang pongah yang suka dan bersemangat untuk berperang?