Renungan

Renungan Joger, Selasa, 31 Juli 2018

Renungan Joger, Selasa, 31 Juli 2018.

Kalau bisa dan memang sempat, marilah kita kelola waktu kita yang sama-sama 24 jam setiap hari atau sama-sama 60 menit setiap jam maupun yang sama-sama 60 detik setiap menit untuk hanya melakukan kegiatan-kegiatan yang memang benar-benar pantas, perlu, dan mau kita lakukan secara sebaik mungkin, sejujur mungkin, seramah mungkin, serajin mungkin, dan sebertanggungjawab mungkin saja.

Renungan Joger, Senin, 30 Juli 2018

Renungan Joger, Senin, 30 Juli 2018.

Alangkah indahnya hidup ini, kalau saja semua orang benar-benar mau dan mampu mengendalikan hawa nafsu keserakahannya agar tidak sampai berkembang menjadi terlalu serakah dan juga tidak sampai mengecil menjadi terlalu tidak serakah. Ingatlah rumus ibadah: Iman – Amal – Aman – Amin! Oke? Terima kasih!

Renungan Joger, Minggu, 29 Juli 2018

Renungan Joger, Minggu, 29 Juli 2018.

Kalau tidak salah, rasa-rasanya NKRI kita tercinta ini lebih butuh orang-orang yang benar-benar mau, mampu, sempat, ikhlas, dan mantap berkarya kreatif, bekerja nyata, bekerja sama, maupun bekerja bakti menjaga kebersihan & kelestarian lingkungan hidup kita bersama daripada orang-orang yang hanya pandai dan rajin pidato-pidato obral-obral janji-janji kosong saja.

Renungan Joger, Sabtu, 28 Juli 2018

Renungan Joger, Sabtu, 28 Juli 2018.

Kalau bisa, janganlah karena merasa diri sedang kuat atau karena merasa punya banyak pendukung fanatik bayaran, lalu kita secara serta merta merasa berhak dan/atau apalagi merasa wajib untuk mengatur segala sesuatu dengan selera maupun wawasan kita yang masih sempit dan dangkal! Jangan takut, tapi tetaplah waspada!

Renungan Joger, Jumat, 27 Juli 2018

Renungan Joger, Jumat, 27 Juli 2018.

Kalau bisa, janganlah suka meng(k)ambinghitamkan sesama manusia yang walaupun ada yang memang (agak) hitam (kulit, rambut, kumis, alis, maupun bulunya), tapi, kan bukan benar-benar kambing! Marilah kita perbanyak introspeksi, sebelum mencari-cari kambing hitam di luar diri atau kelompok kita sendiri. Tapi yang memang sudah melakukan kesalahan, sebaiknya sportif saja mengakui kesalahannya. > Jangan gengsi!

Renungan Joger, Kamis, 26 Juli 2018

Renungan Joger, Kamis, 26 Juli 2018

Salah satu (bukan satu-satunya) senior kami yang sempat menjadi pejabat publik dengan kekuasaan yang besar di zaman ORLA (OR-de LA-ma), sempat mengakui secara jujur bahwa dulu ketika beliau masih menjabat, beliau memang sering melakukan korupsi, tapi tentu saja korupsinya tidak sebanyak korupsi yang dilakukan junior-junior beliau di zaman Orde Baru. Bagaimana dengan para pejabat publik di zaman edan now ini?

Renungan Joger, Rabu, 25 Juli 2018

Renungan Joger, Rabu, 25 Juli 2018.

Dalam lingkungan kekeluargaan Joger maupun dalam filosofi GARING, kami tidak terlalu butuh sosok pemimpin di luar diri kami sendiri masing-masing, karena setiap anggota keluarga Joger maupun Garing berhak dan berkewajiban untuk memimpin dirinya sendiri secara benar-benar wajar, optimal, merdeka, atau baik, jujur, bertanggung-jawab, dan berkesinambungan sampai ajal kami masing-masing. Oke?

Renungan Joger, Selasa, 24 Juli 2018

Renungan Joger, Selasa, 24 Juli 2018.

Di era reformasi ini hampir semua individu merasa sangat berhak untuk mengemukakan pendapatnya secara bebas, tapi sayang tidak semuanya benar-benar merasa berhak untuk meningkatkan kemampuannya untuk mengendalikan arogansi maupun hawa nafsu keserakahannya dalam mengemukakan pendapatnya, apalagi di media sosial yang relatif sangat bebas, gratis dan tidak kena pajak. Waspadalah!

Renungan Joger, Senin, 23 Juli 2018

Renungan Joger, Senin, 23 Juli 2018.

Alangkah indahnya hidup di NKRI yang didirikan oleh orang-orang Indonesia yang terdiri dari orang-orang dari berbagai suku, agama, selera, golongan, maupun keyakinan berbeda-beda benar-benar berniat bersatu dalam sebuah wadah negara kesatuan republik Indonesia, benar-benar mau, mampu, tulus, ikhlas, dan mantap bersatu saling menghormati dan mencintai secara wajar!

Renungan Joger, Minggu, 22 Juli 2018

Renungan Joger, Minggu, 22 Juli 2018.

Salah satu sifat dan sikap positif yang kita butuhkan untuk bisa dan boleh bekerja maupun berkarya secara baik, jujur, adil, kreatif, dan produktif, adalah tenang! Apalagi di saat yang kita memang benar-benar dituntut untuk tenang! Jangan takut, tapi tetaplah waspada secara tenang! Oke?