Renungan

Renungan Joger, Kamis, 17 Mei 2018

Renungan Joger, Kamis, 17 Mei 2018.

Tahukah Anda, banyak orang-orang kaya (pemilik modal) kita malah lebih suka berinvestasi di negeri-negeri tetangga, hanya karena di negeri sendiri mereka malah cenderung merasa dijadikan kelinci percobaan, kambing hitam, kambing congek, maupun sapi perahan oleh para penumpang gelap yang entah karena apa malah bisa punya potensi maupun kekuasaan untuk melakukan hal-hal buruk tersebut???

Renungan Joger, Rabu, 16 Mei 2018

Renungan Joger, Rabu, 16 Mei 2018.

Alangkah indahnya hidup di NKRI yang berdasarkan Pancasila ini, kalau saja makin banyak umat beragama kita yg juga benar-benar mau, mampu, dan suka beribadah atau “meyadnya” justru dengan sering-sering & banyak-banyak bekerja maupun berkarya nyata secara benar-benar baik, jujur, dan bermanfaat bagi dirinya sendiri, bagi banyak sesama manusia, kemanusiaan, maupun bagi lingkungan hidup kita bersama secara benar-benar wajar & merdeka!

Renungan Joger, Selasa, 15 Mei 2018

Renungan Joger, Selasa, 15 Mei 2018.

Marilah kita hormati dan cintai Tuhan Yang Mahaesa dan Mahabaik, cukup sesuai dengan memanfaatkan secara wajar modal 5″I” + KARDOW atau modal “Iktikad, Ilmu-ilmu, Interes, Izin dari Penguasa, maupun izin dari Tuhan Yang Mahakuasa & Mahapengizin + Keberanian, Alat2, Ruang, Dana/duit, Orang-orang sebagai sesama subyek, dan Waktu kita masing-masing secara benar-benar wajar atau optimal atau merdeka atau bijaksana saja. OK?

Renungan Joger, Senin, 14 Mei 2018

Renungan Joger, Senin, 14 Mei 2018.

Tuhan Yang Mahapencipta adalah pencipta segala sesuatu yang ada maupun terasa ada di langit dan bumi ini, tapi untuk menentukan yang mana harus kita sebut “bulan”, “matahari”, “timur”, maupun “barat” sudah selayaknyalah kita buat kesepakatan secara benar-benar baik, jujur, adil, beradab, konsisten, dan konsekuen. Jangan berubah-ubah terus, sehingga ada kepastian! Pembangunan membutuhkan kepastian!

Renungan Joger, Minggu, 13 Mei 2018

Renungan Joger, Minggu, 13 Mei 2018.

Kalau niat atau maksud atau tujuan kita memang sudah benar-benar (tidak hanya seolah-olah saja) baik, jangankan bersikap ramah, bahkan “cari muka” pun boleh-boleh saja, kalau niat atau maksud atau tujuan kita belum benar-benar baik, janganlah lakukan apapun juga, kecuali perbaikilah niat atau maksud tujuan kita terlebih dahulu. Setelah benar-benar baik, barulah wujudkan secara benar-benar baik! Setuju? Setuju tidak setuju, tetap thank you! Setuju?

Renungan Joger, Sabtu, 12 Mei 2018

Renungan Joger, Sabtu, 12 Mei 2018.

Kalau memang benar-benar orang Bali dan benar-benar mencintai Bali, marilah kita ramai-ramai berniat positif, berpikir positif, berbicara positif, berperasaan positif, bekerja nyata positif, berkarya positif, belajar positif, berhemat positif, beragama positif, ber-Tuhan positif, berperikemanusiaan positif, maupun bekerja bakti positif, sehingga Bali pun bisa dan boleh tetap positif bagi orang-orang positif!

Renungan Joger, Jumat, 11 Mei 2018

Renungan Joger, Jumat, 11 Mei 2018.

Tiga penyebab Joger tidak mau buka cabang? Jawabannya: 1). Karena Joger, kan bukan pohon, 2). Karena tidak semua orang mau dan mampu memahami bahwa kemacetan lalu lintas bukanlah hal yang bisa selalu kita hindari maupun kurangi. 3). Karena Joger bukanlah satu-satunya pihak yang harus menciptakan lapangan pekerjaan bagi sesama orang “Balinesia”.

Renungan Joger, Rabu, 09 Mei 2018

Renungan Joger, Rabu, 09 Mei 2018.

Awas 1001 awas, di zaman edan seperti sekarang ini, banyak orang yang merasa dirinya paling waras di dunia nyata maupun di dunia maya, justru setelah melakukan hal-hal yang edan sambil secara gembira dan bangga menganggap semua orang yang berbeda pikiran maupun berbeda selera adalah edan alias abnormal, he..he.

Renungan Joger, Selasa, 08 Mei 2018

Renungan Joger, Selasa, 08 Mei 2018.

Kadang-kadang saya sangat sulit percaya kalau masih saja ada orang-orang atau pihak-pihak yg tidak mau sadar dan percaya bahwa bekerja, berkarya, maupun bekerja bakti secara benar-benar baik, jujur, ramah, rajin, bertanggungjawab, berimajinasi, berinisiatif, berani, bersyukur, dan bermanfaat bagi banyak (tidak semua) sesama manusia, kemanusiaan, maupun bagi lingkungan hidup adalah termasuk ibadah/yadnya.

Renungan Joger, Senin, 07 April 2018

Renungan Joger, Senin, 07 April 2018

Sebagai manusia biasa yang punya kemampuan otak dan hati yang biasa-biasa saja (tidak luar biasa), di samping karena tidak mungkin bisa dan sempat, ternyata kami juga memamg sudah sejak lama tidak berobsesi maupun berambisi untuk menyenangkan maupun memuaskan otak, hati, maupun kantong semua orang, apalagi orang-orang yang memang sudah memutuskan untuk tidak pernah mau merasa bersyukur dan puas.