Renungan

Renungan Joger, Rabu, 15 Mei 2019

Renungan Joger, Rabu, 15 Mei 2019.

Di zaman super-edan seperti sekarang ini, di mana uang jauh lebih berkuasa daripada kebaikan hati manusia, mencemarkan nama jelek orang jahat yang kaya raya, jauh lebih berisiko daripada mencemarkan nama baik orang baik yang tidak kaya raya. Semoga Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf Amin bisa menegakkan kembali kedamaian yang berkeadilan di NKRI kita tercinta ini! Bersatu dan viva NKRI!

Renungan Joger, Selasa, 14 Mei 2019

Renungan Joger, Selasa, 14 Mei 2019.

Walaupun sama-sama tidak mungkin bisa 100% sempurna di segala bidang, tapi siapa pun yang terpilih secara demokratis menjadi pemimpin bangsa maupun sebagai wakil rakyat, marilah kita tetap bersemangat menjalankan berbagai macam kegiatan kehidupan positif (positive vita activa) kita masing-masing secara benar-benar wajar atau optimal atau adil & beradab atau merdeka sesuai dengan respective capasities kita masing-masing saja! Oke?

Renungan Joger, Senin, 13 Mei 2019

Renungan Joger, Senin, 13 Mei 2019.

Jangankan kalau Pak Jokowi yang benar-benar terpilih kembali, bahkan kalau, toh Pak Prabowo yang terpilih pun, NKRI harus tetap utuh, Pancasila harus tetap jadi dasar negara kita, Metro TV, TVOne, KompasTV, CNN, Indosiar, BaliTV, Youtube, Instagram, maupun saluran-saluran informatif merdeka lainnya harus tetap bebas dan merdeka menyalurkan berbagai macam informasi yang mencerdaskan kita semua.

Renungan Joger, Minggu, 12 Mei 2019

Renungan Joger, Minggu, 12 Mei 2019.

Tahukah Anda karena apa para koruptor mengalami kesulitan yang sangat besar dan berat untuk berhenti melakukan kegiatan korupsi, kolusi, dan nepotisme? Jawaban dari saya (Mr/Pak Joger dalam kesadaran dan kapasitas saya sebagai penyesat ke jalan yang benar) “Karena ketakutan mereka selalu tumbuh dan berkembang sesuai dengan kebusukan hati & sikap mereka”. Jangan takut, tapi tetaplah waspada! Oke?

Renungan Joger, Sabtu, 11 Mei 2019

Renungan Joger, Sabtu, 11 Mei 2019.

Salah satu (bukan satu-satunya) hak dan kewajiban kita sebagai manusia, adalah bagaimana kita dengan berbekal niat yang benar-benar baik, lebih baik, maupun terbaik, bukan niat yang terlalu baik dan/atau apalagi niat yg terlalu tidak baik menjaga agar keserakahan kita maupun ketidakserakahan kita tetap eksis dan bergerak secara benar-benar wajar atau benar-benar optimal atau benar-benar sehat atau benar-benar adil dan beradab atau benar-benar merdeka atau benar-benar Pancasilais atau benar-benar baik, jujur, & bertanggungjawab. Oke?

Renungan Joger, Jumat, 10 Mei 2019

Renungan Joger, Jumat, 10 Mei 2019.
Jika memang mau, jangankan gunung, bahkan pikiran, sifat, dan watak manusia pun bisa saja diubah, tapi tampaknya Tuhan (kita bersama) Yang Mahaesa dan Mahakuasa sudah sejak zaman purba tidak lagi mau memanfaatkan Kemahakuasaan Beliau untuk mengatur pikiran, sifat dan/atau apalagi watak manusia. Makanya kalau bisa, hati-hati dan bijaksana lah dalam berpikir maupun dalam memilih sifat dan watak yang ingin kita miliki dan pakai untuk hidup secara wajar di dunia yang fana dan penuh misteri ini. Terima kasih!

Renungan Joger, Kamis, 09 Mei 2019

Renungan Joger, Kamis, 09 Mei 2019.

Sadar dan paham kah Anda, bahwa orang Indonesia ini bukanlah orang Jawa saja, bukan orang Sumatera saja, bukan orang Sulawesi saja, bukan hanya orang Kalimantan saja, bukan orang Papua saja, bukan orang keturunan Tionghoa saja, bukan orang keturunan Arab saja, bukan orang keturunan India saja, bukan hanya pengusaha saja, dan/tapi juga bukan hanya penguasa saja. BERSATULAH!

Renungan Joger, Rabu, 08 Mei 2019

Renungan Joger, Rabu, 08 Mei 2019.

Sadar dan pahamkah Anda, bahwa orang jahat yang sangat cerdas dan berilmu tinggi bisa jauh lebih berbahaya dan lebih destruktif daripada orang-orang jahat yang tidak begitu cerdas dan tidak berilmu tinggi. Makanya, kalau bisa, hati-hati dan bijaksanalah memilih murid untuk kita cerdaskan! Jangan takut, tapi tetaplah waspada! Janganlah sampai mencerdaskan anak macan berbentuk manusia! Setuju? Terima kasih!

Renungan Joger, Selasa, 07 Mei 2019

Renungan Joger, Selasa, 07 Mei 2019.

Tahukah Anda, karena apa di zaman dahulu kala, kebanyakan guru-guru ilmu bela diri maupun ilmu kesaktian sangat selektif dalam memilih murid ? Karena guru-guru zaman dahulu kala, kan belum butuh banyak uang, dan mereka juga masih sadar bahwa orang yang berakhlak rendah bisa sangat berbahaya kalau punya ilmu yang tinggi. Makanya, hati-hati dan bijaksanalah memilih murid!

Renungan Joger, Senin, 06 Mei 2019

Renungan Joger, Senin, 06 Mei 2019.

Kami (keluarga Joger) adalah segumpal entitas masyarakat yang tidak percaya bahwa hidup kita hanya sekali saja, tapi kami sangat amat percaya bahwa hidup kita adalah minimal dua kali, dalam arti sekali di sini atau di dunia yang fana dan penuh misteri ini, dan yang kedua adalah di sana atau di akhirat yang kekal dan akan lebih penuh dengan misteri lagi kelak. Rawatlah keseimbangan hidup kita!