Jalan Raya Kuta, Kuta, Bali
Everyday 9:00 am to 6:00 pm
Call Anytime
0361-752523
Toko Joger

Renungan

Renungan Joger

Renungan Joger, Selasa, 08 Desember 2020.

Ketidakadilan, intoleransi, korupsi, kolusi, nepotisme, pemerasan, persekusi, diskriminasi, buruknya pelayanan publik, rumitnya birokrasi, buruknya pelayanan kesehatan, mahalnya rasa aman, tingginya biaya hidup, dan rendahnya daya beli masyarakat masih saja menghiasi wajah NKRI kita yang indah, luas, subur, dan kaya ini, kapankah negara benar-benar hadir untuk membantu mengatasi semua masalah yang mentradisi ini? Padahal pajak sudah hampir selalu hadir di hampir semua bidang dengan targetnya yang belum pernah kendor.

Renungan Joger, Selasa, 08 Desember 2020

Renungan Joger, Senin, 07 Desember 2020.

Kalau, toh memang harus memilih antara beberapa "setan", sebaiknyalah kita pilih saja "setan" yang benar-benar lebih baik, lebih jujur, dan/atau lebih beriktikad, tapi kalau, toh memang benar-benar tidak ada, tutuplah mata, telinga, maupun hidung kita, lalu tentukanlah pilihan kita sesuai dengan suara hati nurani kita saat itu juga, dan/tapi kalau, toh memang benar-benar tidak ada yang cocok, ya, sebaiknya janganlah ikut memilih, sehingga kita pun tidak harus ikut bertanggungjawab di kemudian hari, he..he..he.

Renungan Joger, Senin, 07 Desember 2020

Renungan Joger, Minggu, 06 Desember 2020.

Saya (Mr/Pak Joger) bukanlah politikus, tapi hanya pengusaha jelek dan bodoh dari Bali. Kalau, toh saya boleh berpendapat, tampaknya NKRI kita ini butuh pemimpin yang benar-benar baik, jujur, dan beriktikad seperti Pak Jokowi, Pak Mahfud MD, Pak Ganjar Pranowo, Ibu Risma, Pak Luhut, Pak Anies Baswedan, Pak Erick Tohir, Pak Jonan, Ibu Susi, Pak Tito, maupun Pak Dudung DKK. Semoga saja pendapat saya ini tidak terlalu berlebihan, sehingga mau didukung oleh makin banyak orang. Setuju?

Renungan Joger, Minggu, 06 Desember 2020

Kalau memang ingin cari kambing hitam, carilah kambing yang benar-benar kambing dan benar-benar hitam! Janganlah malah teman yang sudah benar-benar bekerja dan berkarya secara benar- benar baik, jujur, rajin, bertanggungjawab, dan produktif malah dituduh macam-macam tanpa bukti maupun penjelasan yang relevan dan memadai. Kalau memang ingin membangun Indonesia, pakailah cara-cara Indonesia yang benar-benar baik dan cocok dengan keadaan Indonesia saat ini, janganlah pakai cara luar negeri! Oke?

Renungan Joger, Sabtu, 05 Desember 2020

Bagaimana mau menegakkan hukum, kalau niat baik kita saja belum benar-benar baik? Bagaimana mau membersihkan birokrasi, jika mereka yang diberi mandat untuk membersihkan saja masih kotor isi otak, isi hati, maupun isi kantongnya? Bagaimana mau membangun negeri, kalau bikin undang-undang saja lebih banyak ribut maupun ribetnya? Bagaimana mau khusyuk beribadah, kalau bikin rumah ibadah saja sebagian besar sumbangannya bersumber dari para koruptor & provokator?

Renungan Joger, Jumat, 04 Desember 2020

Renungan Joger, Rabu, 02 Desember 2020.

Kalau memang benar-benar (tidak seolah-olah saja) ingin kesejahteraan yang benar- benar berkeadilan, berarti hukum yang benar-benar beriktikad harus benar-benar ditegakkan oleh para penegak hukum kita yang benar-benar beriktikad juga. Dalam hal ini "benar-benar beriktikad" berarti "benar-benar berniat baik yang benar-benar baik, lebih baik, maupun terbaik, tidak berniat baik terlalu baik maupun terlalu tidak baik". Marilah bangkit bersama! Merdeka!

Renungan Joger, Rabu, 02 Desember 2020

Renungan Joger, Selasa, 01 Desember 2020.

Sering merasa iri dan dengki pada mereka yang sukses, kaya, dan bahagia? Cobalah hentikan pemanfaatan waktu, tenaga, maupun pikiran negatif kita untuk melampiaskan rasa iri dan dengki kita, lalu cobalah untuk benar-benar bekerja keras maupun bekerja cerdas secara benar-benar baik, jujur, adil, rajin, sabar, hemat, bersyukur, bertanggungjawab, dan tekun, cepat atau lambat, pasti kita juga bisa dan boleh menikmati kesuksesan dan kebahagiaan hidup seperti mereka yang sudah kita curigai macam-macam. Semoga sukses!

Renungan Joger, Selasa, 01 Desember 2020

Renungan Joger, Senin, 30 November 2020.

Bagaimana mau bangkit dan maju membangun kesejahteraan bersama yang benar-benar berkeadilan, kalau  pemimpin maupun penguasa yang kita pilih dan percaya untuk mengatur malah melanggar peraturan? Mereka yang kita percaya untuk jadi penegak hukum malah melanggar hukum? Mereka yang kita percaya untuk menjadi pagar malah makan tanaman yang kita tanam, rawat, pupuk, dan tumbuh-kembangkan? Tetapi, walaupun bagaimana tetaplah sadar, sabar, dan kritis secara wajar!

Renungan Joger, Senin, 30 November 2020

Salah satu kelemahan "penguasa" (orang-orang yang suka memperebutkan kekuasaan), adalah sangat rentan atau rapuh menghadapi godaan untuk tidak menyalahgunakan "kekuasaan" yang sedang dipercayakan kepada mereka. Inilah yang disebut "dilema". Untuk mengatur, kita butuh pengatur yang kita percaya untuk mengatur, tapi ketika pengatur yg kita percaya untuk mengatur, justru merekalah yang melanggar aturan? Quo vadis NKRI? Quo vadis KPK? Quo vadis keadilan? Kapan dan bagaimana caranya mau dan maju?

Renungan Joger, Minggu, 29 November 2020

Manfaatkanlah sebagian besar dari waktu, tenaga, maupun pikiran kita untuk berpikir positif, bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja sama, berbagi tugas, maupun berbagi rezeki secara benar-benar baik, jujur, adil, beradab, rajin, hemat, bertanggungjawab, tekun, dan berkesinambungan, jangan-jangan kita juga bisa dan boleh mencapai kesuksesan, kemakmuran, maupun kebahagiaan seperti mereka yg selama ini sudah kita curigai macam-macam karena kita sudah iri dan dengki.

Renugan Joger, Sabtu, 28 November 2020.
2026 by Joger Jelek. All rights reserved. Designed by Simple Multimedia.
phone-handsetmap-markercrossmenu