Renungan

Renungan Joger, Kamis, 12 Maret 2015

Pertanyaan sederhana: Kalau pegawai negeri itu memang sama dengan ‘abdi masyarakat’ yang digaji uang rakyat, karena apa selalu saja ada pegawai negeri yang malah suka bicara ketus, bersikap arogan, dan/bahkan mempersulit rakyat atau ‘boss’ mereka, terutama kalau ada rakyat datang untuk mengurus izin ini dan itu. Inilah yang disebut ironi alias aneh dan/tapi tidak baik.

Renungan Joger, Senin, 9 Maret 2015

Pertanyaan sederhana: Apakah mungkin NKRI kita yang indah, kaya, luas, besar, berdasarkan Pancasila, punya lebih dari 250 juta rakyat yang heterogen, dan konon sama-sama sangat kita cintai ini tidak mampu menyejahterakan seluruh rakyatnya, kalau saja kita yang mengaku rakyatnya sudah benar-benar baik, jujur, ramah, rajin, dan bertanggung jawab?X

Renungan Joger, Minggu, 8 Maret 2015

Pertanyaan sederhana: Apa jadinya NKRI kita tercinta ini, kalau semua pejabat publik hanya mau jadi pengawas, tapi tidak mau diawasi dan juga tidak mau maupun mampu mengawasi dirinya sendiri? Apa jadinya NKRI ini, Kalau Oknum2 yang tidak tertib malah kita angkat jadi penertib?X?X?

Renungan Joger, Sabtu, 28 Februari 2015

Kalau memang sama-sama baik, sama-sama tidak jahat, dan sama-sama jujur, mana lebih bermanfaat bagi desa kita, apakah orang asli yg sudah lama merantau keluar atau orang luar atau pendatang yg secara nyata mengubah desa kita dengan menciptakan lapangan pekerjaan yg menyejahterakan banyak orang secara wajar dan nyata? Jujurlah

Renungan Joger, Jumat, 27 Februari 2015

Orang merdeka, adalah orang yang benar-benar berbuat baik dan tertib karena mengikuti suara hati nuraninya yang benar-benar baik, lebih baik, maupun terbaik, bukan mengikuti bujukan atau desakan naluri keserakahan atau egoisme atau ketakutannya yang berlebih-lebihan! Merdeka!

Renungan Joger, Kamis, 26 Februari 2015

Sebagai orang Bali karena lahir di Bali, saya sering merasa sedih melihat maupun mendengar adanya warga Bali yang (pasti karena terpaksa) ikut transmigrasi maupun pergi ke luar negeri untuk jadi (istilah kerennya) ‘pahlawan devisa’, dan dari sebab itulah saya melalui Joger mengajak (terutama) warga Bali untuk bergabung menjadi anggota keluarga Joger. Hubungi Joger, Tlp 0361-752523

Renungan Selasa 24 Februari 2015

Walaupun sangat amat sulit, tapi janganlah pernah benar2 putus asa untuk memberantas korupsi, kolusi, nepotisme, premanisme, temanisme, maupun terorisme dalam bentuk atau wadah apapun juga. Marilah kita benar2 (tidak hanya seolah-olah atau hanya di mulut saja) belajar untuk jadi orang baik dan tertib sampai benar2 bisa & sampai benar2 terbiasa. Sadar & jayalah NKRI!

Renungan Joger, Sabtu 21 Februari 2015

Menurut perhitungan Astrologi Tiongkok Kuno, 354 hari terhitung mulai tanggal 19/02/2015 s/d 07/02/2016 adalah termasuk dalam perhitungan tahun ‘kambing kayu’, bukan tahun sate kambing, bukan tahun kambing congek, bukan tahun kambing hitam, bukan tahun kandang kambing, dan juga bukan tahun kambing kandang.

Renungan Joger, Minggu, 15 Februari 2015

Kami adalah kumpulan orang-orang yang sudah pernah miskin dan sudah pernah kaya, tapi setelah kami bandingkan, ternyata kaya memang lebih enak dan lebih tenang. Darisebab itulah marilah kita rajin bekerja supaya kaya, tapi tentu saja tanpa membiarkan/membuat orang lain tetap miskin.

Renungan Joger, Sabtu, 14 Februari 2015

Yang membuat kita sukses dan bahagia bukanlah harta atau kedudukan atau kepandaian, melainkan sikap yang baik dan benar yang kita pakai untuk mensyukuri segala sesuatu yang ada maupun terasa ada dalam kehidupan kita. Okey??