Renungan

Renungan Joger, Sabtu, 03 Oktober 2015

Para Ateis memang tidak berhak mengaku diri mereka Pancasilais, tapi para koruptor, kolutor, nepositor, provokotor, maupun pelaku teror juga tidak! Awas 1001 awas, Pancasila kita yg baik sudah ber-ulang2 secara licik disalahgunakan justru oleh para koruptor, provokotor, maupun oleh para pelaku teror dan pelanggar HAM di NKRI ini. Quo vadis NKRI!

Renungan Joger Jumat, 2 Oktober 2015

Nasionalis yang Pancasilais bukanlah orang yang memahami, menghargai, dan mencintai NKRI sambil secara membabi-buta meremehkan maupun membenci negara atau bangsa lain. Marilah kita tingkatkan kesadaran, kecerdasan, maupun kedewasaan kita dalam memahami, menghargai, dan mencintai NKRI! Waspadailah bahaya laten penyalahgunaan Pancasila.

Renungan Joger Kamis. 01 Oktober 2015

Selama kemenangan menjadi tujuan utama, maka kebenaran dan keadilan bisa saja terabaikan. Selama uang dan harta menjadi idola, moral dan hukum pun akan sekadar menjadi perhiasan. Dalam teorinya, makin pandai seseorang, seharusnya makin tinggilah budi pekertinya, tapi sayang dalam prakteknya, tidak selalu demikian adanya.

Renungan Joger Rabu 21 September 2015

Kalau jumlah pendukung memang menjadi tolak ukur, tentu saja mayoritas sajalah yang boleh mengatakan diri mereka benar. Tapi kalau kebenaran dan keadilan mau kita jadikan tolak ukur, maka mayoritas maupun minoritas pun bisa benar, bisa salah. ‘Penyakit’ hanya percaya pada suara terbanyak sangat berbahaya, karena kebenaran & keadilan bisa saja terabaikan! Waspada.

Renungan Joger Selasa, 29 September 2015

 

 

Tahukah Anda bahwa amarah maupun dendam tidak selalu berakibat negatif, karena kalau amarah maupun dendam kita sikapi atau kontrol secara baik dan proporsional, maka mereka pun bisa saja menjadi pemicu maupun pendorong semangat juang kita yang positif. Tidak selalu jelek!

Renungan Joger Senin, 28 September 2015

Marilah kita kurangi ketidakpedulian kita pada sesama, tapi marilah kita tingkatkan kemauan serta kemampuan kita untuk memahami serta mengamalkan Pancasila secara baik, jujur, ramah, bertanggung jawab, bersyukur dan/sehingga bisa benar-benar menciptakan keadilan sosial bagi kita bersama, bukan bagi diri & orang2 kita sendiri saja!

Renungan Joger Minggu, 27 September 2015

Yang perlu dijinakkan atau dipadamkan adalah niat atau keinginan melakukan kejahatan, karena kalau niat atau keinginannya sudah jinak atau padam, walaupun ada kesempatan pun tidak akan jadi masalah. Tapi kalau niat atau keinginannya masih ada, maka kejahatan pun akan amat mudah terwujut. Jinakkanlah nafsu kita!

Renungan Joger Sabtu 26 September 2015

Salah satu semangat kebangsaan atau nasionalisme yang mungkin paling pantas dan perlu kita bangkitkan saat ini adalah mengurangi dan/atau bahkan menghentikan segala kegiatan jahat korupsi, termasuk kolusi dan nepotisme.

Renungan Joger Rabu, 23 September 2015

Kalau memang ingin wisatawan/wati banyak, sering dan/atau suka tetap berkunjung ke negeri kita, sudah selayaknyalah kita memperlakukan mereka secara baik dan benar. Jangan persulit atau apalagi sakiti hati mereka, seperti halnya kita, tidak suka dipersulit.

Renungan Joger Senin, 21 September 2015

Jika bisa, janganlah bernapas maupun melakukan aktivitas apa pun juga secara terlalu tergesa-gesa, apalagi tanpa didasari itikad/niat yang benar-benar baik dan bermanfaat bagi diri, para stakeholder maupun lingkungan hidup kita bersama! Bernapas dan berkiprahlah secara wajar!