
Kalau bisa, janganlah terlalu bersemangat untuk mencintai orang yang sudah jelas-jelas tidak mau kita cintai secara benar-benar wajar dan/atau benar-benar masuk akal!
kalau bisa, janganlah sampai terlalu mengkultuskan siapa atau apa pun, tetapi sebaliknya janganlah juga sampai terlalu meremehkan siapa atau apa pun juga. Hargailah orang lain, tetapi janganlah remehkan diri kita sendiri! Wajar-wajar sajalah!
Kalau memang benar-benar serius mau bersatu, marilah kita saling menghargai dan saling menghormati secara benar-benar baik, jujur, adil, beradab, bertanggung jawab, beradaptasi, dan berkesinambungan.
Memilah-milah, memilih maupun menjalankan keyakinan yang benar-benar baik, adalah salah satu (bukan satu-satunya) hak asasi manusia yang benar-benar (tidak seolah-olah) saja baik. Terima kasih!
Kalau memang ingin panjang umur, tutuplah rapat-rapat telinga maupun mulut ketika kita dipanggil Tuhan! Oke? Terima kasih!
Selemah-lemahnya manusia, pasti punya kekuatan. Sekuat-kuatnya manusia, pasti punya kelemahan. Sebaik-baiknya manusia, pasti punya kejelekan. Sejelek-jeleknya manusia, pasti punya kebaikan. Wajar-wajar saja!
Dimana bumi dipijak, di sanalah langit seharusnya dijunjung, dan/tetapi di mana pun kita diterima, dihargai, dan dihormati sebagai “langit”, di sanalah seharusnya kita bersikap lebih baik dan lebih bijaksana, justru agar jangan sampai ada orang maupun pihak yang kita injak-injak kepala, tangan, kaki maupun “kantong”-nya!
Kebebasan berbicara adalah salah satu (bukan satu-satunya) kebebasan yang boleh dan bisa kita manfaatkan secara benar-benar baik, jujur, wajar, optimal, adil, beradab, dan berkesinambungan.
Maaf 1001 maaf! Sebagai “orang-orang biasa” yang tidak terlalu baik dan juga tidak terlalu suci, tentu saja kami lebih suka bergaul dan berteman dengan orang-orang biasa yang tidak terlalu baik dan juga tidak terlalu suci! Terima kasih!
Memilih secara baik serta menjalankan secara baik keyakinan yang benar-banar baik, adalah salah satu hak maupun kewajiban asasi kita sebagai manusia yang benar-benar baik.