
Manusia-manusia cerdas-cerdas ini memang aneh-aneh dan pongah-pongah - sudah tahu kalau berperang, yang kalah jadi abu, yang menang jadi arang, tetapi tetap saja suka berperang dengan memanfaatkan kecerdasaran yang destruktif untuk memenangkan peperangan.
Ketika mengunjungi museum bom atom di kota Nagasaki (Jepang), sadarlah saya (Joger) betapa “kejahatan” yang besar dan dahsyat hanya bisa dihentikan sementara oleh hadirnya “kejahatan” yang jauh lebih besar dan lebih dahsyat. Tampaknya manusia memang sangat tidak mau belajar dari sejarah.
Selamat ulang tahun ke-100 buat Ibu Hoegeng! Semoga Ibu Hoegeng sehat dan bahagia selalu! Alangkah indah dan bahagianya hidup kita di NKRI ini, kalau saja polisi-polisi kita separuh sebaik, sejujur, seadil, sedisiplin, dan sesederhana Bapak Hoegeng!
Banyak orang tidak atau belum sadar bahwa kekayaan maupun kekuasaan yang terlalu besar cenderung bisa menjadi pendorong yang sangat efektif membuat manusia kembali menjadi “binatang” yang lupa diri maupun lupa daratan.
Kalau bisa, janganlah lakukan kegiatan yang tidak wajar, apalagi yang merugikan orang, dalam arti merugikan orang lain maupun diri kita sendiri yang walaupun bagaimana kan juga orang!
Kalau bisa, marilah kita cari, kumpulkan, hemat, tabung, manfaatkan, dan bahkan bagi-bagikan uang-uang halal, legal, dan logis kita secara benar-benar baik, jujur, wajar, adil, beradab, optimal, dan/atau merdeka. Terima kasih!
Membaca maupun menulis hal-hal yang benar-benar baik dan bermanfaat bagi kemaslahatan kita bersama memang penting, tetapi mempraktikkan apa-apa yang sudah kita baca maupun tulis ternyata lebih penting!
Kalau bisa, janganlah biarkan pikiran, perasaan, perkataan, tenaga, minat, bakat, waktu, uang, perhatian, cinta maupun keyakinan kita diambil, direbut, dirampas, dikuasai, dan/atau dimonopoli oleh faktor luar diri kita sendiri.
Pada dasarnya, tidak ada ruang maupun waktu yang tidak baik untuk niat dan sikap yang benar-benar baik, tapi sebaliknya, tidak ada ruang dan waktu yang baik, untuk niat maupun sikap yang tidak benar-benar baik. Setuju?
Kalau bisa, marilah kita jaga kebersihan serta kelestarian lingkungan hidup kita di pulau Bali secara benar-benar baik, jujur, adil, beradab, dan/atau optimal tanpa mengotori maupun merusak kelestarian lingkungan hidup pulau lain secara berlebihan.