
Jangankan anjing, kucing, atau lumba-lumba, bahkan ular berbisa pun akan bersedia menjadi sahabat kita kalau saja diperlakukan secara baik dan menyenangkan.
Daripada hanya rajin bicara-bicara, demo-demo, dan protes-protes saja, tentu lebih baik dan lebih bermanfaat kalau kita bekerja dan berkarya nyata secara positif, konstruktif, dan kreatif.
Kalau bisa, marilah kita pilah-pilah dan pilih profesi yang paling cocok untuk kita saat ini, lalu jalankanlah secara sebaik mungkin, sejujur mungkin, seramah
mungkin, serajin mungkin, sebertanggungjawab mungkin, sekreatif mungkin, seproduktif mungkin, dan setahu diri mungkin.
Kalau memang ingin tetap bersatu, marilah kita saling menghargai, saling memahami, saling mendukung, saling memaafkan, dan introspeksi, bukan malah sibuk cari masalah dengan mengobar-ngobarkan rasa antipati serta kekecewaan hidup kita.
Apa gunanya mengaku-ngaku diri kita paling beragama, kalau dalam keseharian kita, ternyata kita hanya pandai memanfaatkan agama sebagai kedok atau tameng untuk menutupi pikiran serta perbuatan kita yang biadab alias tidak manusiawi? Lebih baik wajar-wajar sajalah!
Jangan ratapi masa lalu kita yang hitam atau abu-abu tua, tapi marilah kita ambil hikmah dari masa lalu kita dengan berpikir, berkata, dan berbuat sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuan dan kesempatan yang masih kita miliki, justru agar masa depan kita bisa jadi baik atau jadi lebih baik daripada masa lalu dan masa kini kita.
Kalau bisa, lakukanlah hal-hal yang benar-benar pantas dan perlu kita lakukan
secara benar-benar baik, jujur, adil, beradab, dan berkesinambungan sampai kita tidak lagi punya kemampuan maupun kesempatan untuk melakukannya.
Tidak perlu punya pekerjaan tetap, yang penting hampir selalu punya kegiatan positif (yang baik dan bermanfaat) bagi kemaslahatan kita bersama.
Alangkah indahnya hidup ini, kalau semua pikiran dan perkataan yang positif benar-benar dijalankan secara positif juga!
Untuk memperluas wawasan, kita harus banyak lihat, banyak baca, banyak dengar, banyak belajar, banyak teman, dan bersedia merantau ke sana ke mari.