
Takut dan khawatir, adalah sikap yang manusiawi, tetapi waspada dan hati-hati adalah sikap yang lebih baik dan lebih bermanfaat untuk menjaga agar kita tidak sampai menjadi mangsa empuk para pemangsa buas berbentuk manusia.
Kalau bisa, janganlah biarkan uang, harta, ijazah akademik, status sosial, ocehan maupun keluhan para pengeluh menggoyahkan tekad kita untuk membela kebenaran yang benar-benar berkeadilan dan keberadaban!
Marilah kita syukuri segala perbedaan yang diciptakan dan bahkan dibiarkan tetap ada oleh Tuhan Yang Mahabaik, Mahabijaksana, dan Mahakuasa. Terima kasih!
Malu bertanya, memang bisa saja membuat kita sesat di jalan. tapi bertanya kepada orang yang sesat, bisa saja malah membuat kita berjalan di atas dan menuju jalan yang sesat!
Kalau bisa, sebaiknyalah kita bersikap baik terhadap semua orang, tapi kalau diperlakukan secara tidak adil, sebaiknyalah kita lawan saja, tetapi tentu saja secara wajar!
Kalau bisa, biasakanlah untuk bersikap teliti, cermat, dan hemat sejak merencanakan apapun! Terima kasih!
Sebaik-baiknya manusia, adalah ketika manusia sudah dan akan tetap mau, mampu, sempat, ikhlas, dan mantap berpikir, berperasaan, berbicara, maupun melakukan berbagai macam kebaikan serta kebajikan yang benar-benar baik dan bermanfaat bagi kehidupan kita bersama. Terima kasih!
Orang beriktikad, adalah orang yang secara realistis menyadari, bahwa dirinya hampir selalu butuh uang, sama seperti orang lain, makanya dia pun hanya mau menghalalkan segala cara halal, legal, dan logis dalam mencari maupun mengumpulkan uang!
Kita butuh banyak penguasa yang sangat amat berkuasa, tetapi yang benar-benar tidak mau menyalahgunakan kekuasan! Terima kasih!
Zaman boleh edan, tetapi kita sebaiknya tetap bersikap waras yang beriktikad secara berkesinambungan.