Renungan

Renungan Joger, Senin, 13 April 2015

Sebagai warga Badung yang ingin patuh dan tertib, sejak tahun lalu kami sudah mengajukan permohonan untuk memperoleh IMB (Izin Mendirikan Bangunan) secara baik, benar, jujur, bersih, dan tanpa calo. Mudah2an IMB kami bisa cepat selesai, sehingga kami pun bisa mulai membangun dengan tempat parkir yang lebih luas. Marilah kita tunggu IMB-nya!

Renungan Joger, Jumat, 10 April 2015

Tampaknya ‘kurs dolar yang makin meroket’ sudah & akan tetap menjadi penyebab terpecahbelahnya rakyat NKRI (minimum) menjadi tiga kelompok besar: 1). Kelompok yang senang. 2). Kelompok yang tidak senang. 3). Kelompok yang tidak peduli. Perlu kita waspadai!

Renungan Joger, Rabu, 8 April 2015

Tampaknya daya beli maupun semangat berbelanja masyarakat kita makin lama makin tergerus dengan naiknya harga berbagai macam barang maupun jasa, belum lagi degan adanya kegaduhan politik yang tumpang tindih membuat para pengusaha maupun para produsen merasa cemas dan kurang mantap dalam bekerja maupun berkarya. Bahaya!

Renungan Joger, Sabtu, 4 April 2015

Sebagai manusia yang sudah diberi hati nurani dan kebebasan berkehendak, kita bebas melakukan apa saja yang kita mau dan mampu lakukan, tapi semuanya pasti ada buahnya.

Renungan Joger, Kamis, 2 April 2015

Logika sederhana dari Mr.Joger, Kuta, Bali. Wah, kalau semua hal ditentukan dengan apa yang termuat di koran-koran saja, berarti hanya orang-orang yang keluarganya kaya dan mampu bayar iklan duka cita di koran-koran sajalah yang sudah meninggal dunia, sedangkan yg tidak mampu dan tidak pernah dimuat di koran-koran, tetap saja diaanggap belum pernah meninggal.

Renungan Joger, Rabu, 01 April 2015

Ketika melihat maupun mendengar betapa mudahnya petinggi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dikriminalisasi, walaupun tetap berharap, tapi saya (Mr.Joger) benar-benar cemas dan/atau bahkan pesimis KKKN (Korupsi, Kolusi, Koncoisme, dan Nepotisme) bisa cepat berkurang di NKRI yang konon sama-sama sangat amat kita cintai ini. Menyedihkan!

Renungan Joger, Minggu, 29 Maret 2015

Jangan pernah mimpi untuk mendapat kehidupan yang baik, sejahtera, damai, tenteram, dan bahagia lahir batin dunia akhirat dengan memperoleh kekayaan maupun kekuasaan dengan melakukan hal-hal yang tidak baik, tidak legal, dan tidak bermoral, seperti korupsi, kolusi, koncoisme, nepotisme, premanisme (meneror, memeras, mencuri, mencopet, maupun merampok). Oke?

Renungan Joger, Sabtu, 28 Maret 2015

Bunuh diri karena putus asa atau ulah pati, adalah dosa besar, tapi orang-orang terlalu serakah yang melakukan tindakan korupsi, kolusi, koncoisme, nepotisme, premanisme, maupun terorisme yang menyebabkan makin banyak sesama kita hidup susah, miskin, sengsara, dan putus asa, adalah perbuatan yg jauh lebih besar lagi dosanya. Oke?

Renungan Joger, Jumat, 27 Maret 2015

Alangkah indahnya hidup di NKRI yg indah, kaya, luas, subur, berdasarkan Pancasila, dan konon sama-sama sangat amat kita cintai ini, kalau saja Tuhan Yang Mahakuasa berkenan mengirim beberapa malaikat untuk memimpin KPK kita, POLRI, Kejaksaan kita, Kehakiman kita, Pertanian kita, Perdagangan kita, Parlemen kita, DLLLLnya.

Renungan Joger, Kamis, 26 Maret 2015

Bagaimana mau melarang saudara-saudari kita yang sudah menginvestasikan begitu banyak uang mereka pada waktu kampanye atau ber-money politics untuk mencari atau mengejar rente atau reinvesment mereka sebanyak-banyaknya dan secepat-cepatnya? Bibit yang tidak baik biasanya menghasilkan buah yg tidak baik.