Renungan

Renungan Joger, Kamis, 01 Agustus 2018

Renungan Joger, Kamis, 01 Agustus 2018

Lakukanlah hal-hal yang pantas-pantas dan perlu-perlu, sesuai dengan kemampuan dan kesempatan kita (walaupun mungkin tidak enak dan tidak menyenangkan saat ini), maka kita pun akan memperoleh hal-hal yang menyenangkan dan membahagiakan di masa depan yang cerah dan semoga masih panjang.

Renungan Joger, Rabu, 31 Juli 2019

Renungan Joger, Rabu, 31 Juli 2019.

Konon semua orang sangat mendambakan kebebasan sebagai hak asasi, tapi sayang ternyata, toh tidak banyak orang yang mau dan mampu benar-benar memiliki serta menghargai kebebasan yang benar-benar bertanggung-jawab. OK?

Renungan Joger, Selasa, 30 Juli 2019

Renungan Joger, Selasa, 30 Juli 2019.

Sebagai manusia yang ambigu, kita memang sangat amat suka mengatur, tapi sebaliknya sangat tidak suka diatur, walaupun hidup kita sendiri sudah sangat-sangat amat tidak teratur!

Renungan Joger, Senin, 29 Juli 2019

Renungan Joger, Senin, 29 Juli 2019.

Otak dan hati manusia sebenarnya sangat mirip dengan kulkas atau lemari es. Kalau pintunya tidak dibuka, lampunya tidak mau menyala. Dan kalau selalu tertutup, mana mungkin kita bisa mengambil atau menambah isinya?

Renungan Joger, Minggu, 28 Juli 2019

Renungan Joger, Minggu, 28 Juli 2019.
Di atasnya langit yang tinggi hampir selalu ada langit yang lebih tinggi lagi, tapi di bawah meja yang rendah hampir selalu tidak ada meja. Marilah kita sama-sama sadari dan pahami bahwa tidak mungkin ada manusia sempurna, kalau toh ada, itu pasti bukan kita, bukan teman kita, bukan keluarga kita, dan/atau bahkan juga pasti bukan sesama anak bangsa Indonesia yang rendah hati & tahu diri. Makanya, kalau bisa, janganlah terobsesi ingin jadi manusia sempurna! Tetaplah sadar & tahu diri! Setuju?

Renungan Joger, Sabtu, 27 Juli 2019

Renungan Joger, Sabtu, 27 Juli 2019.

Salah satu (bukan satu-satunya) penghormatan yang bisa kita berikan kepada Tuhan kita bersama Yang Mahaesa, Mahabaik, Mahabijaksana, Mahamulia, Mahakuasa, dan Mahaadil, adalah dengan menerima secara sukacita dan berterima kasih pada Beliau atas segala kejadian yang terjadi sesuai maupun tidak sesuai dengan rasa keadilan kita sebagai manusia biasa yang tidak mungkin memahami Kemahaadilan Tuhan kita bersama Yang Mahaesa, Mahatahu, dan Mahaadil.

Renungan Joger, Jumat, 26 Juli 2019

Renungan Joger, Jumat, 26 Juli 2019.

Awas 1001 awas, di era ultra-demokratis seperti sekarang ini, di mana semua orang, bukan hanya orang-orang tertentu saja punya kebebasan untuk mengemukakan pendapat, ketika kita melakukan beberapa kebaikan, selalu ada saja orang super-hebat yang dengan enteng menilainya sebagai kurang baik, tapi ketika kita khilaf melakukan kesalahan, selalu ada saja orang super-iseng yang dengan senang hati mengatakannya sebagai kurang salah. Jangan putus-asa, tetaplah istikamah!

Renungan Joger, Selasa, 23 Juli 2019

Renungan Joger, Selasa, 23 Juli 2019.

Di zaman super-edan seperti sekarang ini pada umumnya orang-orang cenderung lebih suka curiga atau berpikir negatif daripada percaya atau berpikir positif terhadap sesama, makanya, syukurilah kalau sampai ada dan/atau apalagi sampai banyak orang tidak curiga dan tidak berpikir negatif tentang kita, apalagi kalau sampai mereka bersedia menjadi teman maupun pendukung hal-hal positif yang kita lakukan untuk kebaikan kita bersama. Jangan takut, tapi tetaplah waspada! Merdeka!

Renungan Joger, Senin, 22 Juli 2019

Renungan Joger, Senin, 22 Juli 2019.

Semahal dan sebagus apapun sepatu bermerek, kalau memang ingin atau harus kita pakai di ruang publik, pakailah di kaki kita! Semurah dan sejelek apapun topi tua yang sudah lusuh, kalau memang ingin atau harus kita pakai di ruang publik, pakailah di kepala!

Renungan Joger, Sabtu, 20 Juli 2019

Renungan Joger, Sabtu, 20 Juli 2019.

Kalau saja kita semua benar-benar mau dan mampu berpikir jernih atau berpikir logis, tentu saja penipu-penipu seperti “Taat Pribadi” maupun seperti “Wayan Purwayasa” tidak akan bisa tumbuh jadi pahlawan kesiangan di NKRI yang indah, luas, subur, kaya, dan berdasarkan Pancasila ini. Jangan takut, tapi tetaplah waspada! Kita tidak boleh melarang orang berusaha menipu, tapi kita, toh bisa melarang diri kita percaya pada penipu! Jangan percaya mulut manis!

Renungan Joger, Jumat, 19 Juli 2019

Renungan Joger, Jumat, 19 Juli 2019.

Konsep wisata halal boleh saja masuk ke mana saja, termasuk ke Bali atau yang menurut Mr. Joger adalah Balinesia alias Bali yang tak terpisahkan dengan Indonesia, Asean, Asia, maupun dari Dunia kita bersama yang sama dan yang satu ini, tetapi tentu saja konsep wisata halal dan legal menurut hukum positif yang berlaku di NKRI kita yang punya lebih dari 260 juta penduduk heterogen, otonom, dan heteronom ini. Bersatulah NKRI!

Renungan Joger, Kamis, 18 Juli 2019

Renungan Joger, Kamis, 18 Juli 2019.

Kalau memang benar-benar baik, jujur, adil, rajin, mampu, cerdas, dan bertanggung jawab, apa salahnya kalau Dr. Somvir benar-benar kita terima dan dukung sebagai salah satu wakil rakyat Bali untuk benar-benar mendengar serta menyalurkan aspirasi konstituennya? Jauhilah kecurigaan-kecurigaan maupun kecurangan-kecurangan primodial! Bersatu dan bangkit lah rakyat Bali untuk membangun Balinesia alias Bali yang tak terpisahkan dari Indonesia, Asean, Asia, maupun dunia kita yang sama dan yang satu ini!

Renungan Joger, Rabu, 17 Juli 2019

Renungan Joger, Rabu, 17 Juli 2019.

Kalau untuk bertemu saja sudah harus menyediakan ± Rp 6 miliar, lalu berapa miliar lagi harus disediakan oleh pengusaha untuk buka usaha bersekala nasional di Bali? Mudah-mudahan kasus eks ketua Kadin Bali AA Ngurah Alit Wiraputra bisa cepat selesai secara benar-benar adil, beradab, dan transparan, sehingga bisa dan boleh kita ambil hikmahnya secara benar-benar baik, jujur, adil, beradab, dan merdeka! Hentikanlah pungli dan korupsi!

Renungan Joger, Selasa, 16 Juli 2019

Renungan Joger, Selasa, 16 Juli 2019.

Banyak orang secara salah paham mengira menolong selalu lebih baik dan lebih mulia daripada ditolong, padahal kualitas kedua-duanya sangat amat tergantung pada niat dan tujuan kita saja.

Renungan Joger, Senin, 15 Juli 2019

Renungan Joger, Senin, 15 Juli 2019.

Paling repot berurusan dengan orang yang sebenarnya sedang sangat amat membutuhkan pertolongan kita, tapi dia malah berlagak seperti pahlawan yang kita butuhkan pertolongannya, he..he..he.

Renungan Joger, Minggu, 14 Juli 2019

Renungan Joger, Minggu, 14 Juli 2019.

Hidup ini sebenarnya adalah deretan kesempatan maupun kesempitan untuk memilih apa yang ingin kita lakukan secara sebebas-bebasnya. Lalu, kalau memang masih boleh bersyukur atau berterima kasih kepada Tuhan Yang Mahaesa, untuk apa kita malah secara sengaja memilih untuk mengeluh atau protes-protes atau ngomel-ngomel tanpa sebab yang masuk akal? Marilah kita tentukan pilihan kita! Setuju?

Renungan Joger, Sabtu, 13 Juli 2019

Renungan Joger, Sabtu, 13 Juli 2019.

Awas 1001 awas! Banyak bandar maupun pengedar NARKOBA berpenampilan luar menarik, sopan-sopan, dan murah hati, tapi di balik semua kebaikan, kesopanan, dan kemurahhatian itu tersembunyi tagihan yang sangat menyakitkan dan bahkan menghancurkan seluruh kehidupan kita maupun keluarga kita. Awas musang berbulu ayam berkeliaran mencari mangsa! Waspada!

Renungan Joger, Jumat, 12 Juli 2019

Renungan Joger, Jumat, 12 Juli 2019.

Silakan suka maupun cinta pada siapa atau apa pun juga, tetapi tetaplah jaga diri dan/atau jiwa dan raga kita, agar tidak sampai ketagihan. Karena ketika kita sudah mulai ketagihan pada seseorang atau apalagi kepada “narkoba”, maka jiwa dan raga kita pun sudah kehilangan kemerdekaannya alias menjadi budak orang maupun benda yang membuat kita ketagihan. Tidak perlu takut atau panik, tapi tetaplah waspada!

Renungan Joger, Kamis, 11 Juli 2019

Renungan Joger, Kamis, 11 Juli 2019.
Kalau memang ingin “bahagia” lahir batin di dunia ini dan di akhirat kelak, marilah kita hapuskan hukuman mati! Dan tapi marilah kita perberat hukuman bagi para koruptor, kolutor (pelaku kolusi), nepositor (pelaku nepotisme), provokotor (pengacau dan pengadu domba yang kotor), maupun para pelaku dan penyebar teror. Bersatulah dan jayalah NKRI.

Renungan Joger, Rabu, 10 Juli 2019

Renungan Joger, Rabu, 10 Juli 2019.

Sudah terlalu banyak contoh bangsa hancur karena korupsi. Marilah kita belajar dari negara-negara yang sedang maju, belum maju, sudah bangkrut, maupun hampir bangkrut! OK?

Renungan Joger, Selasa, 09 Juli 2019

Renungan Joger, Selasa, 09 Juli 2019.

Selama uang sudah kita angkat jadi raja atau ratu, maka membeberkan aib maupun dosa-dosa koruptor kelas kakap pun bisa jauh lebih berbahaya daripada mencemarkan nama baik maupun memfitnah orang-orang baik, jujur, dan miskin!

Renungan Joger, Senin, 08 Juli 2019

Renungan Joger, Senin, 08 Juli 2019.

GARING hanya sebuah wadah berkumpulnya niat-niat baik untuk disalurkan secara baik. Walaupun tidak selalu berhasil, tapi yang jelas niat kami selalu baik. Selalu transparan dalam menerima atau memberi bantuan. Tidak muluk-muluk!

Renungan Joger, Minggu, 07 Juli 2019

Renungan Joger, Minggu, 07 Juli 2019.

Kata-kata adalah ungkapan-ungkapan yang merupakan keputusan kita bersama. Istilah hitam untuk warna hitam bisa saja kita ganti dengan putih, kalau para pemakai kata itu sepakat. Okay?

Renungan Joger, Sabtu, 06 Juli 2019

Renungan Joger, Sabtu, 06 Juli 2019.

Awas 1001 awas! Sebagai manusia biasa yang sukses dan/atau hidup bahagia, sudah selayaknyalah kita percaya diri secara tahu diri, sehingga kita pun tidak sampai terjebak dalam urusan-urusan maupun masalah-masalah terlalu besar yang biasanya cenderung membuat kita lupa kepada Tuhan Yang Mahabesar!> Wajar itu indah & damai.

Renungan Joger, Jumat, 05 Juli 2019

Renungan Joger, Jumat, 05 Juli 2019.

Kalau memang benar-benar ingin mengabdi, sebenarnya ada banyak sekali cara untuk mengabdi dan menunjukkan cinta kita pada negeri ini. Makanya, kalau bisa, janganlah sampai terpaksa mengeluarkan biaya-biaya siluman, apalagi kalau sampai harus menjual sawah atau ladang hanya untuk memperoleh status ‘Abdi masyarakat’ atau Pegawai negeri’. OK?

Renungan Joger, Kamis, 04 Juli 2019

Renungan Joger, Kamis, 04 Juli 2019

Ini bukan ancaman, tapi hanya sekadar janji! Perlakukanlah kami secara benar-benar (tidak hanya seolah-olah saja) baik, jujur, adil, beradab, bijaksana, dan bertanggungjawab, maka kami (segenap anggota keluarga Joger dan segenap pendukung filosofi/NSM GARING) akan patuh, tapi kalau diperlakukan secara benar-benar tidak baik, tidak adil, dan tidak bijaksana, maka kami pun akan melawan secara wajar atau secara merdeka atau secara asertif.

Renungan Joger, Rabu, 03 Juli 2019

Renungan Joger, Rabu, 03 Juli 2019.

Selama niat atau keyakinan atau maksud atau tujuan atau cita-cita maupun rasa hormat dan rasa cinta kita kepada NKRI ini memang benar-benar (tidak hanya seolah-olah saja) baik, lebih baik, maupun terbaik, tidak terlalu baik dan/atau apalagi terlalu tidak baik, tapi ternyata jalur legal formal sudah maupun masih terlalu rumit atau terlalu birokratis, apa salahnya lah kalau kita berbuat baik maupun kebajikan secara informal maupun ilegal? Setuju? Terima kasih!

Renungan Joger, Selasa, 02 Juli 2019

Renungan Joger, Selasa, 02 Juli 2019.

Kalau saja para ‘kambing hitam’ bisa dan boleh bicara tentu saja ‘mereka semua’ tidak akan pernah benar-benar setuju kalau mereka selalu kita jadikan ‘kambing hitam’ kita. Kalau bukan domba, janganlah mau diadu domba! Kalau bukan kambing dan juga tidak hitam janganlah mau sering-sering dijadikan ‘kambing hitam’.

Renungan Joger, Senin, 01 Juli 2019

Renungan Joger, Senin, 01 Juli 2019.

Kalau bisa janganlah biasakan diri kita untuk suka membenci semua orang kaya, karena kalau kita sudah terbiasa membenci semua orang kaya, dan/tapi pada suatu hari kita sendiri juga sudah berhasil menjadi kaya, jangan-jangan kita sendiri malah akan terdorong untuk membenci diri kita yang juga sudah jadi orang kaya. He..he..he.

Renungan Joger, Minggu, 30 Juni 2019

Renungan Joger, Minggu, 30 Juni 2019.

Jangankan kita yang memang benar-benar manusia berbudaya, bahkan monyet liar yang benar-benar monyet pun pasti akan tidak suka kalau kita hina, remehkan, dan/atau apalagi caci setiap hari, he..he..he.