Renungan

Renungan Joger, Selasa, 10 September 2019

Renungan Joger, Selasa, 10 September 2019.

Garing Joger sudah mulai merangkak sejak 1980, sedangkan Garing Transparan baru mulai dibuka sejak ’98. Garing adalah NSM (Niat Swadaya Masyarakat) yang didukung oleh orang-orang waras yg sudah merasa mampu & mau bersyukur kepada TUHAN atas rezeki tiGA piRING setiap hari.

Renungan Joger, Minggu, 08 September 2019

Renungan Joger, Minggu, 08 September 2019

Kalau memang ingin maju, hindarilah kebiasaan buruk suka mencari kambing hitam, tapi perseringlah berintrospeksi dan memperbaiki diri! Tapi kalau, toh kita memang sedang sangat amat butuh kambing hitam, carilah kambing yang benar-benar kambing dan benar-benar hitam!

Renungan Joger, Sabtu, 07 September 2019

Renungan Joger, Sabtu, 07 September 2019.

Orang yang benar-benar sombong, biasanya sangat tidak suka minta tolong maupun menolong. Dan, jangankan ketika harus sedang memberi pertolongan, bahkan ketika sedang membutuhkan dan harus menerima pertolongan pun tetap saja sombong.

Renungan Joger, Jumat, 06 September 2019

Renungan Joger, Jumat, 06 September 2019.

Pembangunan demi pembangunan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sudah dilakukan oleh orang-orang kita yang sudah benar-benar sadar dan merdeka, tapi sayang, ternyata orang-orang kita yang belum benar-benar sadar dan belum benar-benar merdeka lah yang malah merusak maupun menghancurkan hasil pembangunan kita? Penjajah asing sudah berhasil diusir dari bumi nusantara ini, marilah kita hidup dan bekerja sama membangun NKRI! Hentikanlah kebiasaan buruk untuk ribut dan gontok-gontokan!

Renungan Joger, Kamis, 05 September 2019

Renungan Joger, Kamis, 05 September 2019.

Sebagian besar atau mayoritas dari seluruh rakyat Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, ras, golongan, dan agama, adalah manusia-manusia waras yang baik, jujur dan cinta damai, tapi sayang, ternyata tidak semuanya benar-benar teguh dalam memahami maupun menjalankan kebaikan dan cintanya, dalam arti masih banyak juga yg sangat amat heteronomi (masih belum benar-benar punya keteguhan hati dan/atau masih suka ikut-ikutan saja, dan juga masih mudah diadu-domba)

Renungan Joger, Rabu, 04 September 2019

Renungan Joger, Rabu, 04 September 2019.

Kalau tidak suka dikafirkan, janganlah mengkafirkan sesama manusia, hanya karena mereka punya keyakinan dan cara yang berbeda dalam mewujudkan rasa hormat dan rasa cinta mereka pada Tuhan Yang Mahaesa, Mahabaik, dan Mahabijaksana. Oke?

Renungan Joger, Selasa, 03 September 2019

Renungan Joger, Selasa, 03 September 2019.

Yang sangat pantas dan perlu kita waspadai itu bukanlah hanya para penumpang gelap atau para pengacau dalam negeri saja, tapi juga kekuatan jahat dan destruktif dari luar negeri, terutama dari para produsen maupun penjual senjata-senjata modern yang mahal-mahal. Oke?

Renungan Joger, Senin, 02 September 2019

Renungan Joger, Senin, 02 September 2019.

Salah satu (bukan satu-satunya) akibat buruk (pengaruh negatif) terlalu lamanya bangsa kita dijajah oleh bangsa lain, antara lain adalah adanya perasaan rendah diri (bukan rendah hati) yang malah membuat kita sering kali merasa berhak dan/atau bahkan wajib menjajah ketika tidak terjajah. Marilah kita waspadai efek buruk pasca kolonial yang bisa menyerang siapa saja, kapan saja, dan dimana pun juga! Terima kasih!

Renungan Joger, Sabtu, 31 Agustus 2019

Renungan Joger, Sabtu, 31 Agustus 2019.

Bagaimana mau mempertahankan Pancasila sebagai falsafah atau dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sudah punya lebih dari 260 juta rakyat yg heterogen ini, kalau kita-kita yg mengaku hormat dan cinta NKRI ini malah hanya pandai dan rajin memakai Pancasila sebagai alat kampanye politik demi kemenangan dan kejayaan partai, perusahaan, keluarga, kelompok, maupun agama kita sendiri saja? Quo vadis Indonesia tanpa Pancasila sebagai dasarnya?

Renungan Joger, Jumat, 30 Agustus 2019

Renungan Joger, Jumat, 30 Agustus 2019.

Kalau bisa, janganlah menghormati maupun tidak menghormati sesama manusia hanya berdasarkan alasan-alasan primordial, seperti alasan suku, agama, jenis kelamin, warna kulit, warna mata, ukuran hidung, ukuran mata, ukuran dada, asal-usul, maupun alasan-alasan lain yang sudah dan akan tetap dibawa sejak lahir oleh seseorang sampai dia meninggal dunia. Marilah kita saling menghormati secara benar-benar wajar, optimal, adil, beradab, bermoral, beretika, dan setara. I Love you sejak dulu!

Renungan Joger, Kamis, 29 Agustus 2019

Renungan Joger, Kamis, 29 Agustus 2019.

Tahu atau mengetahui berbagai macam pengetahuan memang penting, tapi benar-benar mengetahui tentang batas-batas kemampuan, ketidakmampuan, kekuatan, kelemahan, kehebatan, maupun ketidakhebatan kita sendiri, adalah salah satu pengetahuan yang sangat amat pantas dan perlu kita ketahui secara benar-benar baik, jujur, adil, beradab, dan komprehensif. Ayo, marilah kita tingkatkan pengetahuan kita tentang diri kita sendiri.

Renungan Joger, Rabu, 28 Agustus 2019

Renungan Joger, Rabu, 28 Agustus 2019.

Jangankan mereka yang masih anak-anak ingusan maupun masih muda belia, bahkan kita yang sudah tua maupun sudah tua bangka pun harus tetap mau, mampu, terus-menerus, ikhlas, dan mantap belajar dan berusaha mengevaluasi diri, berintrospeksi, maupun melakukan berbagai macam perbaikan atau peningkatan kualitas diri kita secara benar-benar baik, jujur, serius, sportif, dan/atau tahu diri. Hidup ini kesempatan untuk belajar! Setuju?

Renungan Joger, Selasa, 27 Agustus 2019

Renungan Joger, Selasa, 27 Agustus 2019.

Di samping merupakan perubahan, ternyata hidup ini juga merupakan sederetan ujian yang harus kita ikuti dan jawab secara sangat amat pribadi sebagai makhluk individu yang juga makhluk sosial. Marilah kita ikuti dan jawab ujian kita sendiri masing-masing secara benar-benar wajar atau benar-benar optimal atau benar-benar adil dan beradab atau benar-benar merdeka atau benar-benar bermoral dan beretika atau benar-benar Pancasilais atau benar-benar beragama, ber-Tuhan, berperikemanusiaan, berbudaya, dan berwawasan lingkungan. Merdeka!

Renungan Joger, Senin, 26 Agustus 2019

Renungan Joger, Senin, 26 Agustus 2019.

Salah satu (bukan satu-satunya) kearifan lokal bangsa Indonesia yang bisa dan boleh sangat bermanfaat bagi kemaslahatan, kesejahteraan, maupun kebahagiaan hidup kita bersama, adalah senantiasa mau, mampu, sempat, ikhlas, dan mantap bersikap benar-benar (tidak hanya seolah-olah saja) wajar atau optimal atau adil dan beradab atau Pancasilais sejati atau tidak mentang-mentang dan juga tidak mentung-mentung di segala cuaca, di semua tempat, dan juga segala keadaan. Bersatu dan bangkit lah NKRI!

Renungan Joger, Sabtu, 24 Agustus 2019

Renungan Joger, Sabtu, 24 Agustus 2019.

Bagaimana mau maju bersama kalau mereka yang seharusnya membela kepentingan rakyat malah tidak tahu siapa yang dimaksud dengan rakyat dan hanya ingat alamat rakyat di saat-saat pemilu/pilkada saja? Waspadalah!

Renungan Joger, Jumat, 23 Agustus 2019

Renungan Joger, Jumat, 23 Agustus 2019.

Adat ikan buas memang makan memakan, dalam arti yang kecil dan lemah dimakan yang besar dan kuat; yang besar dan kuat dimakan oleh yang lebih besar dan lebih kuat. Adat manusia sebenarnya tolong menolong, tapi awas, banyak sekali makhluk berbentuk manusia berkeliaran mencari & siap memangsa sesama manusia, bahkan lebih luas, lebih jahat, lebih rakus, dan lebih kejam daripada ikan-ikan yang paling buas dan paling kejam!

Renungan Joger, Kamis, 22 Agustus 2019

Renungan Joger, Kamis, 22 Agustus 2019.

Berpikir positif saja tidak akan membawa kemaslahatan bagi banyak orang jika belum benar-benar diimplementasikan dalam perbuatan nyata yang positif, demokratif, proaktif yang konstruktif, kreatif, dan produktif sambil tetap mau dan mampu menghargai kreativitas rakyat kecil maupun rakyat besar. Marilah kita cintai produk dalam negeri yang baik secara wajar. Okey?

Renungan Joger, Rabu, 21 Agustus 2019

Renungan Joger, Rabu, 21 Agustus 2019.

Barang siapa menjual, membeli, memakai, maupun menghadiahkan kaos oblong dengan desain jiplakan, tiruan, palsu, atau tidak original, berarti sudah berhutang secara lahit batin, dunia maupun akhirat (kelak) pada pencipta desainnya. Makanya belilah kaus-kaus dengan desain asli Joger hanya di Pabrik Kata-Kata Joger Kuta dan/atau TEMAN Joger Luwus.

Renungan Joger, Selasa, 20 Agustus 2019

Renungan Joger, Selasa, 20 Agustus 2019.

Marilah kita bersatu dalam doa dan karya-karya positif mengisi dan membangun Indonesia tercinta sesuai dengan bakat dan kemampuan kita masing-masing. Bagi yang sudah besar, silakan melakukan hal-hal yang besar-besar, tapi bagi kita yang masih kecil-kecil, marilah kita lakukan hal-hal positif secara kecil-kecilan. Merdeka!

Renungan Joger, Senin, 19 Agustus 2019

Renungan Joger, Senin, 19 Agustus 2019
Alangkah indahnya hidup di NKRI kita tercinta dan berdasarkan Pancasila ini, jika makin banyak sesama anak bangsa Indonesia juga benar-benar mau, mampu, dan menyempatkan diri untuk beribadah atau menghormati dan mencintai Tuhan Yang Mahaesa tidak hanya melulu secara ritual saja, tapi juga dengan cara benar-benar berdoa, bekerja nyata, berkarya kreatif, belajar, berhemat, dan bayar pajak secara wajar atau optimal atau baik, jujur, adil, beradab, dan bertanggung-jawab. Oke?

Renungan Joger, Senin, 19 Agustus 2019

Renungan Joger, Senin, 19 Agustus 2019

Alangkah indahnya hidup di NKRI kita tercinta dan berdasarkan Pancasila ini, jika makin banyak sesama anak bangsa Indonesia juga benar-benar mau, mampu, dan menyempatkan diri untuk beribadah atau menghormati dan mencintai Tuhan Yang Mahaesa tidak hanya melulu secara ritual saja, tapi juga dengan cara benar-benar berdoa, bekerja nyata, berkarya kreatif, belajar, berhemat, dan bayar pajak secara wajar atau optimal atau baik, jujur, adil, beradab, dan bertanggung-jawab. Oke?

Renungan Joger, Jumat, 16 Agustus 2019

Renungan Joger, Jumat, 16 Agustus 2019.

NKRI kita yang indah, luas, subur, kaya, punya Bhinneka Tunggal Ika, punya Soempah Pemoeda, punya Pancasila, dan juga punya lebih dari 260 juta rakyat yang heterogen, otonom, independen, dependen, maupun heteronomi ini sangat amat butuh pengusaha-pengusaha baru yang benar-benar (tidak hanya seolah-olah saja) baik, jujur, adil, beradab, inovatif, kreatif, produktif, dan benar-benar bukan predator bagi sesama anak bangsa Indonesia maupun sesama manusia bangsa lain. Oke? Terima kasih!

Renungan Joger, Kamis, 15 Agustus 2019

Renungan Joger, Kamis, 15 Agustus 2019.

Kalau bisa, marilah kita hindari pemanfaatan kekerasan fisik maupun mental yang beringas dan brutal dalam melakukan berbagai macam antisipasi terhadap bahaya laten ajaran sesat komunisme ekstrem yang sudah terbukti sangat amat destruktif bagi bangsa Indonesia yang Pancasilais ini, termasuk janganlah menghalalkan segala cara, apalagi cara-cara ilegal yang berbau persekusi, ekstrem, liar, ngawur, mafia, maupun premanisme. Janganlah membangun peradaban secara biadab! Oke? Terima kasih!

Renungan Joger, Rabu, 14 Agustus 2019

Renungan Joger, Rabu, 14 Agustus 2019.

Tanpa ada maksud untuk menakut-nakuti siapa pun juga, tapi marilah kita tetap waspada terhadap bahaya laten sifat maupun sikap ekstrem atau mentang-mentang yang bisa saja bersembunyi di balik berbagai macam konsep maupun berbagai macam institusi apapun juga, tidak hanya di balik konsep maupun institusi berbau komunisme saja, tapi juga di balik atau di dalam konsep maupun institusi tidak berbau komunisme. Jangan takut, tapi tetaplah waspada! Oke?

Renungan Joger, Selasa, 13 Agustus 2019

Renungan Joger, Selasa, 13 Agustus 2019.

Alangkah bahagianya hidup bersama di NKRI yang berdasarkan Pancasila ini, kalau saja semua politikus kita benar-benar (tidak hanya seolah-olah saja) mau, mampu, sempat, ikhlas, dan mantap benar-benar berpolitik praktis secara benar-benar wajar atau benar-benar optimal atau benar-benar adil dan beradab atau benar-benar merdeka atau benar-benar profesional atau benar-benar proporsional atau benar Pancasilais sejati! OK?

Renungan Joger, Senin, 12 Agustus 2019

Renungan Joger, Senin, 12 Agustus 2019.

Kalau bisa, tetaplah buka telinga, mata, hidung, mulut, otak, maupun hati kita untuk menerima berbagai macam masukan yang positif maupun yang negatif, lalu pergunakanlah akal-sehat kita untuk menyikapi dan/atau mengelola semuanya secara benar-benar wajar atau secara benar-benar merdeka atau secara benar-benar baik, jujur, ramah, adil, beradab, bertanggung-jawab, dan berkesinambungan sampai kiamat pribadi dan/atau kiamat universal kita bersama menjemput jiwa kita. OK?

Renungan Joger, Sabtu, 10 Agustus 2019

Renungan Joger, Sabtu, 10 Agustus 2019.

Orang miskin saja tidak boleh sombong, arogan, puas diri, dan/atau bersikap mentang-mentang maupun mentung-mentung, apalagi orang kaya. Orang bodoh saja tidak boleh sombong, arogan, puas diri, dan/atau bersikap mentang-mentang maupun mentung-mentung, apalagi orang pandai, bertitel S1, S2, maupun S3. Marilah kita bersikap wajar-wajar saja, jangan berlebih-lebihan, dan/tapi janganlah sampai terlalu pasif negatif. Karena segala sesuatu yang berlebih-lebihan maupun yang serba kekurangan biasanya pasti tidak baik. Terima kasih!

Renungan Joger, Jumat, 09 Agustus 2019

Renungan Joger, Jumat, 09 Agustus 2019.

Tampaknya dunia politik praktis di NKRI kita ini makin lama makin mirip dengan dunia dongeng, dimana para tikus malah tampak sangat amat akrab bergaul dan seolah-olah seperti saling mendukung dengan para kucing, anjing, macan, monyet, musang, ayam, lintah darat, maupun dengan para kutu loncat. Mudah-mudahan saja makin banyak politikus kita benar-benar sadar dan paham menjalankan tugasnya dalam mengelola kekuasaan yang kita percayakan kepada mereka. Bangkit & jayalah NKRI!

Renungan Joger, Kamis, 08 Agustus 2019

Renungan Joger, Kamis, 08 Agustus 2019

Justru karena aturan atau regulasi sudah makin banyak, makin lengkap, dan makin rumit lah seharusnya para pejabat publik atau para pemangku kekuasaan di NKRI yang konon sama-sama sangat amat kita cintai ini benar-benar lebih jeli dan bijaksana dalam memilah, memilih, dan memanfaatkan diskresi agar jangan sampai ada hal maupun pihak yang sebenarnya sudah lebih baik, lebih kreatif, dan lebih produktif daripada yang lain malah rusak maupun hancur lebur. Oke? Terima kasih!

Renungan Joger, Rabu, 07 Agustus 2019

Renungan Joger, Rabu, 07 Agustus 2019.

Musuh kita bersama itu bukanlah orang Belanda, bukan orang Jepang, bukan orang Arab, bukan orang Cina, bukan orang India, bukan orang Jawa, bukan orang Bali, bukan orang Aceh, bukan orang Sumbawa, bukan orang Sumba, bukan orang kampung, bukan orang kota, bukan orang desa, tapi semua orang yang berniat jahat atau semua orang yang suka mentang-mentang maupun mentung-mentung. Ayo, marilah kita ramai-ramai dan kompak kendalikan hawa nafsu keserakahan kita sendiri masing-masing! Merdeka!