Renungan

Renungan Joger, Minggu, 05 April 2020

Renungan Joger, Minggu, 05 April 2020.
Tiga juta manusia yang benar-benar (tidak seolah-olah saja) secara benar-benar wajar, optimal, adil, beradab, bermoral, beretika, proporsional, profesional, dan/atau benar-benar merdeka menghormati dan mencintai NKRI ini bisa jauh lebih baik dan lebih bermanfaat bagi NKRI kita tercinta ini daripada 267 juta manusia luar biasa yang tidak jelas iktikad, rasa hormat, maupun rasa cintanya bagi NKRI kita yang konon sama-sama sangat kita cintai ini. Oke?

Renungan Joger, Sabtu, 04 April 2020

Renungan Joger, Sabtu, 04 April 2020.
Kalau bisa, janganlah lakukan hal atau kegiatan yang kita sendiri tidak mau dan tidak suka kalau hal atau kegiatan serupa dilakukan atau diberlalukan pada diri, sahabat, keluarga, maupun pada teman-teman kita yang benar-benar baik, jujur, adil, beradab, bertanggungjawab, dan/atau benar-benar merdeka! Marilah hormati dan cintai diri kita sendiri tanpa membenci maupun meremehkan siapapun maupun apa pun juga ! Terima kasih!

Renungan Joger, Jumat, 03 April 2020

Renungan Joger, Jumat, 03 April 2020.

Aksi penolakan jenazah korban pandemi (wabah penyakit yang mendunia di luar kendali) korona adalah salah satu bentuk sikap tidak baik yang sangat amat pantas dan perlu kita sadari, pahami, dan untuk tidak lakukan, karena menolak jenazah korban pandemi adalah salah satu bentuk kekurangpahaman dan kekurangcerdasan yang bisa sangat biadab dan destruktif bagi perikemanusiaan yang benar-benar adil dan beradab. Marilah kita kembali jadi manusia beradab!

Renungan Joger, Kamis, 02 April 2020

Renungan Joger, Kamis, 02 April 2020.

Alangkah bahagianya hidup di NKRI yang indah, subur, luas, kaya, punya Bhinneka Tunggal Ika, punya Soempah Pemoeda, punya Pancasila, punya UUD 1945, dan punya banyak sekali penegak hukum, kalau saja kita semua benar-benar beriktikad, berpikir positif, berkarya kreatif, bekerja nyata, bekerja keras, bekerja cerdas, berbagi tugas, berbagi rezeki, bayar pajak, maupun bekerja bakti menjaga kebersihan dan kelestarian hidup kita secara benar-benar wajar, optimal, dan/atau merdeka.

Renungan Joger, Rabu, 01 April 2020

Renungan Joger, Rabu, 01 April 2020.

Alangkah bahagianya hidup di NKRI yang indah, subur, luas, kaya, punya Bhinneka Tunggal Ika, punya Soempah Pemoeda, punya Pancasila, punya UUD 1945, dan punya banyak sekali penegak hukum, kalau saja kita semua benar-benar beriktikad, berpikir positif, berkarya kreatif, bekerja nyata, bekerja keras, bekerja cerdas, berbagi tugas, berbagi rezeki, bayar pajak, maupun bekerja bakti menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup kita secara benar-benar wajar, optimal, dan/atau merdeka.

Renungan Joger, Selasa, 31 Maret 2020

Renungan Joger, Selasa, 31 Maret 2020.

Keadaan boleh buruk, tapi tetaplah jangan ikut-ikutan bersikap dan berniat buruk! Otak boleh panas, tapi hati harus tetap sejuk! Marilah kita ramai-ramai dan kompak jaga kewajaran niat baik dan sikap baik kita tetap berada dalam taraf yang benar-benar wajar! Jauhilah niat dan sikap mentang-mentang maupun mentung-mentung! kalau tidak suka disakiti, janganlah menyakiti! Kalau tidak suka ditakut-takuti, janganlah menakut-nakuti! Kalau suka dihormati, janganlah remehkan siapa dan/atau apa pun juga! Merdeka!

Renungan Joger, Senin, 30 Maret 2020

Renungan Joger, Senin, 30 Maret 2020.
Marilah kita kurangi omong kosong, justru dengan lebih sering dan lebih banyak melakukan kebaikan maupun kebajikan dengan bekerja nyata, berkarya kreatif, bekerja keras, bekerja waras, bekerja cerdas, bekerjasama berbagi tugas, berbagi rezeki, bayar pajak, maupun bekerja bakti menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan hidup kita bersama dengan otak, hati, dan alat-alat yang benar-benar bersih tanpa korupsi, kolusi, nepotisme, narkobaisme, terorisme, maupun premanisme! Merdeka!

Renungan Joger, Minggu, 29 Maret 2020

Renungan Joger, Minggu, 29 Maret 2020.

Karena memang tidak atau belum punya ilmu yang memadai untuk jadi sukarelawan di bidang medis, maka segenap anggota keluarga Joger maupun pendukung setia NSM GARING tetap saja tidak mau melakukan hal-hal yang bisa saja malah kontra-produktif dan destruktif bagi kebaikan, keselamatan, dan kesehatan kita bersama untuk sementara, kami tiarap dulu sambil tetap melakukan kebaikan dan kebajikan secara wajar, optimal, kekeluargaan, merdeka, dan intern saja. Kegiatan ekstern stop dulu!

Renungan Joger, Senin, 23 Maret 2020

Renungan Joger, Senin, 23 Maret 2020.

Kalau bisa, walaupun memang tidak mudah, patuhi semua aturan yang ada maupun tiba-tiba saja ada tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Jangan langgar hukum! Tapi jika terlanjur melanggar hukum, jangan pakai jalan yang melanggar hukum untuk membela maupun menyelamatkan diri sendiri dari jeratan/sanksi hukum! Alangkah indahnya kalau para penegak hukum kita benar-benar punya moral yang benar-benar baik, jujur, adil, sehat, dan tegak! Bangkitlah NKRI!

Renungan Joger, Minggu, 22 Maret 2020

Renungan Joger, Minggu, 22 Maret 2020.

WHO telah menetapkan Corona sebagai pandemi global, tapi kita di Indonesia harus tetap mau dan mampu mengendalikan naluri ketakutan kita agar tidak sampai merusak otak, hati, jiwa, maupun semangat kekeluargaan kita sebagai segumpal bangsa Indonesia! Jangan takut, Jangan panik! Tapi tetaplah baik, jujur, sabar, optimis, bijaksana, dan waspada! Virus Corona memang berbahaya, tapi kepanikan dan virus perpecahan bisa jauh lebih destruktif! Oke?

Renungan Joger, Sabtu, 21 Maret 2020

Renungan Joger, Sabtu, 21 Maret 2020.

Tanpa ada maksud meremehkan apa atau siapapun juga, penyebaran virus corona, HIV, TBC, demam berdarah, demam tidak berdarah, malaria, korupsi, kolusi, nepotisme, koncoisme, terorisme, komunisme, narkobaisme, premanisme, kolonialisme, maupun penyebaran isme-isme jahat dan destruktif lainnya adalah musuh kita bersama yang sangat amat pantas dan perlu kita jauhi, lawan, dan kalahkan bersama sebagai upaya “jihad” kecil kita bersama. Jangan takut, tapi waspadalah!

Renungan Joger, Jumat, 20 Maret 2020

Renungan Joger, Jumat, 20 Maret 2020.

Jangan takut! Jangan panik! Marilah kita ramai-ramai dan kompak sikapi Pandemi Corona secara benar-benar (tidak seolah-olah saja) baik, jujur, wajar, optimal, proporsional, bermoral, beretika, beriman, adil, beradab, dan bertanggungjawab atau secara benar-benar merdeka! Cukup sesuai dengan fungsi, porsi, posisi, situasi, kondisi, maupun profesi kita sendiri masing-masing saja. Tidak usah berlebih-lebihan, tapi juga janganlah sampai hanya berpangku tangan atau hanya bengong saja! Setuju?

Renungan Joger, Kamis, 19 Maret 2020

Renungan Joger, Kamis, 19 Maret 2020.

Peraturan dibuat adalah dalam rangka mengatur tatanan kehidupan masyarakat secara benar-benar (tidak seolah-olah saja) wajar atau secara benar-benar optimal atau secara benar-benar baik, jujur, adil, beradab, bermoral, beretika, proporsional, dan profesional, bukan secara berlebih-lebihan atau secara terlalu keras tanpa mempertimbangkan iktikad atau niat benar-benar baik para warga atau para pemangku kepentingan atau para stakeholder. Marilah kita tegakkan hukum secara wajar-wajar saja!

Renungan Joger, Rabu, 18 Maret 2020

Renungan Joger, Rabu, 18 Maret 2020.
“Summum ius summa iniura adalah pepatah dalam bahasa Latin yang kurang lebih berarti bahwa “Hukum atau penegakkan hukum yang terlalu kaku atau terlalu keras justru menyebabkan ketidakadilan yang parah”. Makanya, kalau benar-benar ingin menegakkan hukum, janganlah, sampai terlalu kaku atau terlalu keras, karena itu justru akan mengakibatkan munculnya ketidakadilan yang parah dan/atau destruktif”. Selamat menegakkan hukum secara wajar! Oke?!?

Renungan Joger, Selasa, 17 Maret 2020

Renungan Joger, Selasa, 17 Maret 2020.

Maaf 1001 maaf, mohon permaklumannya, mulai hari ini, 17 Maret 2020 sampai dengan waktu yang belum ditentukan, Joger Pabrik Kata-Kata Kuta dan TEMAN Joger Luwus buka dari jam 10.00 WIJO s.d jam 18.00 WITA. Merdeka!

Renungan Joger, Senin, 16 Maret 2020

Renungan Joger, Senin, 16 Maret 2020.

3 dari sekian banyak hal negatif yg bisa menjadi penghalang, penghenti, maupun penggerus kemajuan kualitas diri semua orang (orang biasa/tidak luar biasa): 1). Kesombongan. 2). Rasa puas diri (complacency). 3). Keras kepala (stubborness). Selamat menjauhi 3 hal negatif tersebut. Semoga makin cepat dan makin benar-benar maju ke arah yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi banyak sesama manusia, kemanusiaan, maupun bagi lingkungan hidup kita bersama yang sama dan yang satu ini! Setuju? Terima kasih!

Renungan Joger, Minggu, 15 Maret 2020

Renungan Joger, Minggu, 15 Maret 2020.

Keluarga Joger hanyalah sekelompok anak bangsa Indonesia yg sudah dan akan tetap memilih untuk menghormati dan mencintai NKRI milik kita bersama ini dengan senantiasa berusaha untuk benar-benar (tidak seolah-olah saja) berpikir positif, berkarya kreatif, bekerja nyata, bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja sama, berbagi tugas, berbagi rezeki, bayar pajak, maupun kadang-kadang bekerja bakti menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup kita bersama secara benar-benar baik, jujur, wajar, dan merdeka saja!

Renungan Joger, Sabtu, 14 Maret 2020

Renungan Joger, Sabtu, 14 Maret 2020.

Dalam pembukaan atau preambule UUD 1945 secara jelas dan tegas dinyatakan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa, tapi sayang, ternyata tidak semua pemangku kepentingan dan/atau apalagi para pemangku kekuasaan di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini benar-benar sadar dan paham tentang arti kemerdekaan yang sesungguhnya, karena sebagian dari kita masih saja mengira kemerdekaan adalah identik dengan kebebasan belaka! Jangan takut, tapi waspadalah!

Renungan Joger, Jumat, 13 Maret 2020

Renungan Joger, Jumat, 13 Maret 2020.

Untuk memajukan NKRI kita yang sejak 1945 sudah dan akan tetap merdeka ini sebenarnya sangat membutuhkan orang-orang yang benar-benar (tidak yang seolah-olah saja) merdeka atau orang-orang yang benar-benar baik, jujur, ramah, rajin, bertanggungjawab, berimajinasi, berinisiatif, berani, bersyukur, bermanfaat, tekun, dan tahu diri, bukan orang-orang pongah yang tidak baik, tidak jujur, tidak ramah, tidak rajin, dan tidak bertanggungjawab. Bangkit dan jayalah NKRI!

Renungan Joger, Kamis, 12 Maret 2020

Renungan Joger, Kamis, 12 Maret 2020.

Don’t forget jangan lupa, bahwa arti atau kepanjangan singkatan atau akronim “UUD” adalah Undang-Undang Dasar, bukan Ujung-Ujungnya Duit, bukan Ujung-Ujungnya Dana, Bukan Ujung-Ujungnya Dosa, dan juga bukan Ujung-Ujungnya Dungu! Oke? Jangan lupa bahwa tidak semua penguasa punya selera humor yang sehat!

Renungan Joger, Rabu, 11 Maret 2020

Renungan Joger, Rabu, 11 Maret 2020.

Kalau saja “social security” atau “keamanan maupun kenyamanan hidup masyarakat” benar-benar ada dan terjamin, dan “public service” atau “pelayanan publik di bidang administrasi maupun di bidang kesehatan” sudah benar-benar tertib dan terjamin, tentu saja rakyat atau warga atau stakeholder di NKRI ini akan mau benar-benar bersemangat bekerja, berkarya, bayar pajak, maupun bekerja bakti menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup kita bersama secara optimal, wajar, dan/atau merdeka!

Renungan Joger, Selasa, 10 Maret 2020

Renungan Joger, Selasa, 10 Maret 2020.

Awas 1001 awas, walaupun dengan niat yang benar-benar baik, untuk menyelamatkan landak yang di masyarakat Bali dianggap hama yang kalau berhasil ditangkap, biasanya disembelih dan dagingnya dipanggang jadi sate, tetaplah jangan beli, pelihara, maupun miliki landak Bali yang ternyata secara legal formal sudah termasuk binatang langka yang dilindungi undang-undang. Karena niat baik kita tidak akan berarti apa-apa bagi penegak hukum yang baik, jujur, adil, beradab, dan tegas! Jangan takut, tapi tetaplah sadar dan waspada! Setuju?

Renungan Joger, Senin, 09 Maret 2020

Renungan Joger, Senin, 09 Maret 2020.

Tahukah Anda bahwa barang maupun jasa yang benar-benar bagus dan murah (sebenarnya) tidak perlu dipromosikan, tapi berhubung barang-barang maupun pelayanan kami tidak selalu bagus dan harga jual kami juga tidak selalu murah, maka kami pun kadang-kadang terpaksa berpura-pura berpromosi secara benar-benar baik, jujur, adil, logis, dan realistis saja. Selamat datang di Joger yang jelek dan/tapi pasti tidak jahat! Merdeka!

Renungan Joger, Minggu, 08 Maret 2020

Renungan Joger, Minggu, 08 Maret 2020.
Kalau saja kita semua (bukan hanya sebagian kecil) rakyat atau warga negara atau pemangku kepentingan di NKRI ini benar-benar (tidak seolah-olah saja) mau, mampu, sempat, ikhlas, dan mantap menghormati dan mencintai NKRI ini dengan segala kelebihan maupun kekurangannya yang tidak kita biarkan tetap menjadi kekurangan kita, tentu saja NKRI ini tidak mungkin tidak maju ke arah yang benar-benar lebih baik, lebih adil, lebih sejahtera, lebih sehat, dan lebih bahagia. Merdeka!

Renungan Joger, Sabtu, 07 Maret 2020

Renungan Joger, Sabtu, 07 Maret 2020.

Menurut hemat saya (Mr/Pak Joger yang belum dan tidak akan pernah benar-benar mau bersikap terlalu hemat maupun terlalu tidak hemat ini) Pancasila seharusnya bukanlah dogma atau doktrin seperti di negara-negara komunis dan negara-negara otokrasi, seharusnyalah Pancasila kita jadikan landasan kebijaksanaan yang bersifat mengajak bukan memaksa! Karena sebaik apapun konsep atau ide kita, janganlah dipaksakan! Merdeka!

Renungan Joger, Jumat, 06 Maret 2020

Renungan Joger, Jumat, 06 Maret 2020.

Beberapa tahun yang lalu, dalam rangka mempertegas perbedaan kami dari “Pusat Oleh-Oleh Khas Bali” yang bermunculan di mana-mana, bahkan di luar Bali, saya (Mr/Pak Joger) terpaksa dengan senang hati membuat istilah baru untuk menamakan perusahaan kami, yaitu dengan julukan baru “Pusat Tolah-Toleh”. Terima kasih! Selamat datang di “Pusat Tolah-Toleh Joger” yang sejak 1981 hanya mau ada/eksis di Bali saja. Oke?

Renungan Joger, Kamis, 05 Maret 2020

Renungan Joger, Kamis, 05 Maret 2020.

Menurut hemat saya (Mr/Pak Joger yang belum dan tidak akan pernah benar-benar bersedia untuk bersikap terlalu hemat maupun terlalu tidak hemat, dan juga dalam kesadaran dan kapasitas saya sebagai makhluk individu yang juga makhluk sosial ini) modal dasar kesuksesan hidup kita bersama atau conditio sine qua non-nya adalah iktikad atau niat baik yang benar-benar baik, lebih baik, maupun terbaik, bukan yang terlalu baik dan juga bukan yang terlalu tidak baik. Merdeka!

Renungan Joger, Rabu, 04 Maret 2020

Renungan Joger, Rabu, 04 Maret 2020.

Sejak 1981, kami (segenap anggota keluarga Joger) belum dan tidak akan pernah benar-benar mau menjadikan sesama kami sebagai obyek dan/atau apalagi obyek penderita, karena kami juga hanya mau menjadi subyek yang benar-benar (tidak seolah-olah saja) baik, jujur, adil, beradab, rajin, dan bertanggungjawab secara benar-benar wajar, optimal, dan berkesinambungan alias benar-benar merdeka. Marilah kita bersatu membangun NKRI secara merdeka!

Renungan Joger, Selasa, 03 Maret 2020

Renungan Joger, Selasa, 03 Maret 2020.

Sejak semula (sejak 1981) Joger belum dan tidak akan pernah bersedia repot-repot menentukan target yang ingin kami capai, tapi kami senantiasa berusaha untuk secara benar-benar serius mengevaluasi diri, introspeksi, dan juga benar-benar melakukan berbagai usaha peningkatan kualitas diri kami secara benar-benar wajar, optimal, proporsional, profesional, bertanggungjawab, dan/atau secara benar-benar merdeka! Setuju? Terima kasih!

Renungan Joger, Senin, 02 Maret 2020

Renungan Joger, Senin, 02 Maret 2020.

Sebagai subyek yang benar-benar merdeka, sudah selayaknyalah kita punya dan menjalankan subyektivitas kita yang benar-benar baik secara benar-benar (tidak seolah-olah saja) baik, jujur, adil, beradab, sukacita, dan bertanggung-jawab alias secara benar-benar wajar, optimal, proporsional, profesional, dan/atau benar-benar merdeka! Jauhilah keinginan untuk hidup nyaman dan mewah tanpa benar-benar berkarya maupun bekerja nyata! Oke? Merdeka!