Renungan

Renungan Joger, Jumat, 13 Maret 2015

Daripada repot2 dan jauh2 bertransmigrasi ke luar pulau atau keluar banyak biaya untuk jadi ‘pahlawan devisa’ ke luar negri, mungkin lebih baik dan lebih dekat bergabung jadi ‘anggota keluarga’ Joger di Kuta, Badung atau di Luwus, Tabanan. Dijamin tidak dimanja maupun disiksa! Tapi janganlah percaya begitu saja!

Renungan Joger, Kamis, 12 Maret 2015

Pertanyaan sederhana: Kalau pegawai negeri itu memang sama dengan ‘abdi masyarakat’ yang digaji uang rakyat, karena apa selalu saja ada pegawai negeri yang malah suka bicara ketus, bersikap arogan, dan/bahkan mempersulit rakyat atau ‘boss’ mereka, terutama kalau ada rakyat datang untuk mengurus izin ini dan itu. Inilah yang disebut ironi alias aneh dan/tapi tidak baik.

Renungan Joger, Senin, 9 Maret 2015

Pertanyaan sederhana: Apakah mungkin NKRI kita yang indah, kaya, luas, besar, berdasarkan Pancasila, punya lebih dari 250 juta rakyat yang heterogen, dan konon sama-sama sangat kita cintai ini tidak mampu menyejahterakan seluruh rakyatnya, kalau saja kita yang mengaku rakyatnya sudah benar-benar baik, jujur, ramah, rajin, dan bertanggung jawab?X

Renungan Joger, Minggu, 8 Maret 2015

Pertanyaan sederhana: Apa jadinya NKRI kita tercinta ini, kalau semua pejabat publik hanya mau jadi pengawas, tapi tidak mau diawasi dan juga tidak mau maupun mampu mengawasi dirinya sendiri? Apa jadinya NKRI ini, Kalau Oknum2 yang tidak tertib malah kita angkat jadi penertib?X?X?

Renungan Joger, Sabtu, 28 Februari 2015

Kalau memang sama-sama baik, sama-sama tidak jahat, dan sama-sama jujur, mana lebih bermanfaat bagi desa kita, apakah orang asli yg sudah lama merantau keluar atau orang luar atau pendatang yg secara nyata mengubah desa kita dengan menciptakan lapangan pekerjaan yg menyejahterakan banyak orang secara wajar dan nyata? Jujurlah

Renungan Joger, Jumat, 27 Februari 2015

Orang merdeka, adalah orang yang benar-benar berbuat baik dan tertib karena mengikuti suara hati nuraninya yang benar-benar baik, lebih baik, maupun terbaik, bukan mengikuti bujukan atau desakan naluri keserakahan atau egoisme atau ketakutannya yang berlebih-lebihan! Merdeka!

Renungan Joger, Kamis, 26 Februari 2015

Sebagai orang Bali karena lahir di Bali, saya sering merasa sedih melihat maupun mendengar adanya warga Bali yang (pasti karena terpaksa) ikut transmigrasi maupun pergi ke luar negeri untuk jadi (istilah kerennya) ‘pahlawan devisa’, dan dari sebab itulah saya melalui Joger mengajak (terutama) warga Bali untuk bergabung menjadi anggota keluarga Joger. Hubungi Joger, Tlp 0361-752523

Renungan Selasa 24 Februari 2015

Walaupun sangat amat sulit, tapi janganlah pernah benar2 putus asa untuk memberantas korupsi, kolusi, nepotisme, premanisme, temanisme, maupun terorisme dalam bentuk atau wadah apapun juga. Marilah kita benar2 (tidak hanya seolah-olah atau hanya di mulut saja) belajar untuk jadi orang baik dan tertib sampai benar2 bisa & sampai benar2 terbiasa. Sadar & jayalah NKRI!

Renungan Joger, Sabtu 21 Februari 2015

Menurut perhitungan Astrologi Tiongkok Kuno, 354 hari terhitung mulai tanggal 19/02/2015 s/d 07/02/2016 adalah termasuk dalam perhitungan tahun ‘kambing kayu’, bukan tahun sate kambing, bukan tahun kambing congek, bukan tahun kambing hitam, bukan tahun kandang kambing, dan juga bukan tahun kambing kandang.

Renungan Joger, Minggu, 15 Februari 2015

Kami adalah kumpulan orang-orang yang sudah pernah miskin dan sudah pernah kaya, tapi setelah kami bandingkan, ternyata kaya memang lebih enak dan lebih tenang. Darisebab itulah marilah kita rajin bekerja supaya kaya, tapi tentu saja tanpa membiarkan/membuat orang lain tetap miskin.

Renungan Joger, Sabtu, 14 Februari 2015

Yang membuat kita sukses dan bahagia bukanlah harta atau kedudukan atau kepandaian, melainkan sikap yang baik dan benar yang kita pakai untuk mensyukuri segala sesuatu yang ada maupun terasa ada dalam kehidupan kita. Okey??

Renungan Joger, Jumat, 13 Februari 2015

Kalau soal kemiskinan, jangankan orang yang terlanjur kaya, orang yang terbiasa miskin pun sebenarnya sangat tidak suka miskin. Benar, kan?!?

Renungan Joger, Kamis, 12 Februari 2015

Orang-orang bernasib baik adalah orang-orang yang sudah mau dan mampu mensyukuri keberadaannya atau hidupnya secara apa adanya, tanpa perlu menunggu terjadinya keajaiban-keajaiban atau mukjizat-mukjizat yang luar biasa dari Tuhan Yang Mahakuasa, Mahapengasih, dan Mahapenyayang.

Renungan Joger, Kamis, 29 Januari 2015

Sebagai bangsa yang besar dan baik, kita butuh orang-orang baik, berjiwa besar, jujur, ramah, rajin , merdeka, dan setia kepada nusa dan bangsa, bukan orang-orang korup, munafik, berjiwa kerdil, suka mentang-mentang, dan hanya setia kepada partai atau golongannya sendiri saja.

Renungan Joger, Rabu, 28 Januari 2015

Walaupun membangun di tanah (hak) milik kita sendiri, kita toh tidak boleh membangun bangunan yg terlalu aneh2 secara ngawur dan/atau seenaknya, tapi juga janganlah secara sengaja membangun yg tidak enak ditempati. Tanyalah syarat2nya, lalu ajukanlah IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) yg wajar (tidak kurang ajar dan tidak melanggar aturan).

Renungan joger, Selasa, 27 Januari 2015

Kami (para pendukung filosofi dan NSM/ Niat Swadaya Masyarakat Garing) sebenarnya tidak pernah merasa wajib untuk membantu sesama, tapi kami hampir selalu merasa berhak & sangat suka membantu sesama yang memang benar-benar pantas, perlu, dan mau menerima bantuan yang wajar dari kami secara wajar (tidak kurang ajar). Sampai jumpa Tgl 1/2/2015.

Renungan Joger, Kamis 22 Januari 2015

Banyak orang tidak sadar bahwa kemewahan adalah penggoda yang paling cepat membuat kita lupa bahwa kekuasaan yang diberikan oleh rakyat untuk mengelola negara ini sebenarnya bukanlah sekedar anugerah, tapi juga amanah!

Renungan Joger, Kamis 15 Januari 2015

Mengamati gerak-gerik maupun tutur kata Bapak Ignasius Jonan bersama segenap jajarannya yang baik-baik, jujur-jujur, adil-adil, tegas-tegas, dan kelihatannya tidak korup, membuat kami (segenap anggota keluarga Joger dan pendukung NSM Garing) optimis terhadap aman & majunya dunia perhubungan udara, laut, maupun darat di NKRI kita tercinta ini. Oke? Terima kasih!

Renungan Joger, Minggu, 11 Januari 2015

Pada dasarnya, tidak ada ruang maupun waktu yang tidak baik untuk niat dan sikap yang benar-benar baik, tapi sebaliknya, tidak ada ruang dan waktu yang baik, untuk niat maupun sikap yang tidak benar-benar baik. Setuju?

Renungan Joger, Sabtu, 10 Januari 2015

Sebagai pengusaha yang happiness oriented, ketika BBM, US Dolar, listrik, Sembako, maupun uang saku anak2 sudah harus naik, maka Joger pun harus segera ikut naik, tapi tidak usah khawatir, Joger hanya akan naik sepeda saja, bukan naik roket, atau pesawat terbang! Pelan2 dan tidak terlalu tinggi2, tapi juga tidak terlalu rendah!